Perjalanan Kereta Api Dipastikan Tak Terganggu Abu Vulkanik

Sejumlah penumpang saat menunggu kereta api di stasiun. Foto: dok Metrotvnews.com

Perjalanan Kereta Api Dipastikan Tak Terganggu Abu Vulkanik

Husen Miftahudin • 6 September 2026 09:41

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta memastikan perjalanan kereta api tetap aman dan lancar di tengah sebaran abu vulkanik akibat aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau pada Minggu.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta Franoto Wibowo mengatakan sebaran abu vulkanik yang terpantau di sejumlah wilayah sejauh ini belum mengganggu keselamatan maupun kelancaran perjalanan kereta api.

"Sebaran abu vulkanik yang terpantau di sejumlah wilayah sejauh ini tidak mengganggu keselamatan dan kelancaran perjalanan kereta api," kata Franoto dalam keterangan resmi, dikutip dari Antara, Minggu, 6 September 2026.

Franoto mengatakan KAI Daop 1 Jakarta terus memantau kondisi jalur kereta api dan stasiun untuk memastikan operasional perjalanan tetap berjalan sesuai kondisi di lapangan.

KAI juga menyiagakan petugas di sejumlah stasiun dan sepanjang jalur kereta api. Petugas melakukan pemantauan secara berkala sekaligus mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi akibat sebaran abu vulkanik.

"Kami memastikan aspek keselamatan perjalanan kereta api menjadi prioritas utama. Petugas kami terus melakukan pemantauan terhadap kondisi jalur, stasiun, serta jarak pandang masinis di sepanjang perjalanan," ujar Franoto.
 



(Penumpang menunggu kereta di Stasiun Gambir, Jakarta. Foto: Antara)
 

Penumpang diimbau tetap tenang


Selain melakukan pemantauan internal, KAI Daop 1 Jakarta terus berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mengikuti perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau dan pergerakan sebaran abu vulkanik.

Franoto mengatakan KAI akan mengambil langkah penanganan sesuai prosedur keselamatan apabila terjadi perubahan kondisi yang berpotensi memengaruhi perjalanan kereta api.

KAI mengimbau masyarakat dan penumpang tetap tenang serta tidak khawatir menggunakan layanan kereta api.

"Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami terus memantau kondisi secara intensif dan akan mengutamakan keselamatan pelanggan, petugas, maupun perjalanan KA dalam setiap pengambilan keputusan operasional," kata Franoto.

(Husen Miftahudin)