22.798 Penumpang Terdampak Penutupan Sementara Bandara Soetta

Ilustrasi penerbangan. Foto: Metrotvnews.com/Misbahol Munir.

22.798 Penumpang Terdampak Penutupan Sementara Bandara Soetta

Misbahol Munir • 6 September 2026 09:04

Jakarta: Penutupan sementara operasional Bandar Udara (Bandara) Internasional Soekarno-Hatta berdampak langsung terhadap 22.798 penumpang. Penutupan akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau.

"Total penumpang terdampak pada periode penutupan ini mencapai 22.798 penumpang," kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Lukman F. Laisa dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 6 September 2026.
 


Lukman menjelaskan, puluhan ribu penumpang tersebut terdampak dari total 209 pergerakan penerbangan yang terganggu selama masa penutupan wilayah udara sejak pukul 01.30 WIB hingga diperpanjang sampai pukul 09.30 WIB berdasarkan NOTAM Nomor A3344/26 NotamR A3341/26.

Penanganan penerbangan internasional mencakup 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan ulang untuk rute Singapura, Hong Kong, Sydney, Seoul/Incheon, Doha, Amsterdam, serta Kuala Lumpur. Sementara pada penerbangan domestik, tercatat 4 pembatalan dan 1 penerbangan dialihkan melayani rute Lampung, Denpasar, dan Surabaya.


Gunung Anak Krakatau erupsi dengan menyemburkan abu vulkanik yang diduga sampai ke Kota Bandarlampung. ANTARA/HO-Tangkapan layar.

Guna menjaga kenyamanan dan ketertiban di area terminal, petugas bandara dan pihak maskapai saat ini berfokus memberikan pelayanan optimal bagi para penumpang.

"Fokus utama seluruh petugas bandara dan maskapai saat ini adalah memberikan informasi secara berkala, memastikan ketersediaan ruang tunggu, serta memberikan penanganan sesuai prosedur," ujar Lukman.

Kemenhub turut mengimbau masyarakat dan calon penumpang agar memperhatikan situasi dengan tidak datang ke bandara terlebih dahulu. Calon penumpang diminta aktif memantau pembaruan status penerbangan secara berkala melalui pihak maskapai, guna mengantisipasi penyesuaian jadwal lebih lanjut.

(Fachri Audhia Hafiez)