Ilustrasi. Foto: dok MI/Usman Iskandar.
Pelabuhan Sabang hingga Harga Emas, Ini Berita Ekonomi Terpopuler
Ade Hapsari Lestarini • 27 October 2026 09:03
Jakarta: Sejumlah berita ekonomi menjadi terpopuler pada Senin, 26 Oktober 2026. Berita-berita ini terpantau menjadi perhatian para pembaca Metrotvnews.com. Pembaca menyoroti beberapa isu yang sedang mengemuka saat ini. Berikut rangkuman berita selengkapnya:
1. Pelabuhan Sabang Bakal Dijadikan Green Port
Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS) dan Asosiasi Pengusaha Bumiputera Nusantara Indonesia (Asprindo) menandatangani Nota Kesepahaman tentang Kerja Sama Pengembangan, Optimalisasi, dan Pemanfaatan Pelabuhan Sabang menjadi Pelabuhan Ramah Lingkungan (Green Port).
Baca selengkapnya di sini
2. 8 Kelompok Penerima Bansos PKH Tahap 4 Mulai Oktober 2026
Menjelang akhir tahun, penerima bantuan sosial (bansos) perlu mengecek kembali status kepesertaan mereka sebelum mengandalkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Data penerima dapat berubah seiring pemutakhiran yang dilakukan pemerintah. Dengan demikian, penerimaan bansos pada periode sebelumnya tidak otomatis bantuan akan kembali diterima pada periode berikutnya.
Baca selengkapnya di sini

Baca Juga :
3. Rincian Harga BBM Nonsubsidi di Pertamina, Shell, BP, dan Vivo per 26 Oktober 2026
Harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi di sejumlah SPBU masih mengacu pada penetapan harga yang berlaku sejak awal Oktober 2026. Pertamina, Shell, BP-AKR, dan Vivo telah menetapkan harga masing-masing BBM jenis bensin dan solar.
Baca selengkapnya di sini
4. BEI Pastikan FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Modal RI
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menggelar pertemuan dengan FTSE Russell pada Jumat, 23 Oktober 2026. Hasilnya, BEI memastikan FTSE tetap mempertahankan status pasar modal Indonesia di Secondary Emerging Market.
Baca selengkapnya di sini
5. Harga Emas Hari Ini Berpotensi Pulih Menuju USD4.086
Harga emas dunia atau XAUUSD berpeluang mengalami pemulihan pada perdagangan Senin, 26 Oktober 26, setelah mengalami penurunan tajam dan menyentuh zona support kuat di USD3.959-USD3.982.
Baca selengkapnya di sini