Asap dari serangan di ibu kota Sudan. (Anadolu Agency)
Serangan Drone Picu Pemadaman Listrik di Sebagian Besar Ibu Kota Sudan
Willy Haryono • 27 October 2026 15:51
Khartoum: Serangan drone terhadap gardu listrik di Omdurman, sebelah barat Khartoum, menyebabkan pemadaman listrik secara luas di ibu kota Sudan pada Selasa, 27 Oktober 2026, menurut keterangan sejumlah saksi mata.
Saksi mata mengatakan kepada media Anadolu bahwa sebuah drone menghantam gardu listrik Al-Markhiyat di barat laut Omdurman pada Selasa dini hari. Serangan tersebut memutus pasokan listrik ke sebagian besar wilayah Khartoum.
Warga di sejumlah lingkungan di ibu kota juga mengonfirmasi bahwa pasokan listrik terganggu pada Selasa pagi. Video yang beredar di media sosial memperlihatkan asap mengepul dari fasilitas listrik Al-Markhiyat.
Hingga pukul 06.30 GMT, belum ada pernyataan resmi mengenai tingkat kerusakan maupun pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Insiden ini terjadi sehari setelah Perusahaan Listrik Sudan menuduh kelompok paramiliter Rapid Support Forces (RSF) melancarkan serangan drone terhadap lima gardu listrik di beberapa wilayah negara itu.
Menurut perusahaan milik negara tersebut, serangan menyasar fasilitas listrik di Sennar, Sudan tenggara; Gedaref, Sudan timur; serta Al-Jazira, Sudan tengah.
Serangan itu dilaporkan menyebabkan kerusakan besar pada fasilitas listrik dan memicu pemadaman di ketiga negara bagian tersebut serta negara bagian White Nile di Sudan tengah.
Pemerintah Sudan dan organisasi hak asasi manusia berulang kali menuduh RSF menargetkan infrastruktur sipil. Kelompok paramiliter tersebut jarang menanggapi tuduhan semacam itu, tetapi menyatakan bahwa mereka berupaya melindungi warga sipil.
Tentara Sudan dan RSF terlibat konflik sejak April 2023 akibat perselisihan mengenai integrasi kelompok paramiliter tersebut ke dalam militer.
Menurut perkiraan PBB dan lembaga internasional, konflik itu telah menewaskan puluhan ribu orang, memaksa hampir 13 juta orang meninggalkan tempat tinggal mereka, serta memperburuk kelaparan dan krisis kemanusiaan di seluruh negeri.
Baca juga: Serangan Drone di Wilayah Sengketa Abyei Tewaskan 73 Orang