Penumpang di Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, Rabu, 14 Oktober 2026. ANTARA/Akhyar Rosidi.
Bandara Lombok Layani 82 Ribu Penumpang Selama MotoGP Mandalika
Silvana Febiari • 14 October 2026 14:33
Lombok Tengah: Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat, mencatat 82.689 penumpang selama ajang MotoGP Indonesia pada 5–13 Oktober 2026. Pada periode yang sama, bandara juga melayani 927 pergerakan pesawat dengan total angkutan kargo mencapai 891,4 ton.
"Capaian tersebut mencerminkan tingginya mobilitas penumpang serta kebutuhan logistik selama penyelenggaraan MotoGP 2026 di Mandalika," kata General Manager Bandara Internasional Lombok Aidhil Philip Julian di Lombok Tengah, dilansir Antara, Rabu, 14 Oktober 2026.
Dibandingkan periode MotoGP Indonesia 2025, pergerakan pesawat di Bandara Internasional Lombok meningkat 27,6 persen. Jumlah penumpang naik 14 persen, sedangkan angkutan kargo mengalami kenaikan sebesar 42,7 persen.
Baca Juga :
MotoGP Mandalika 2026 Dongkrak Omzet UMKM Lokal
"Selama periode pelayanan MotoGP 2026, kami mencatatkan operasional yang aman dengan capaian zero accident, sekaligus menghadirkan pengalaman perjalanan yang berkesan melalui keramahan serta kekayaan budaya khas Lombok bagi para pembalap, kru, ofisial, dan wisatawan," jelas dia.
Dalam mendukung kelancaran mobilitas selama periode MotoGP 2026, pihaknya merealisasikan sebanyak 75 penerbangan di luar penerbangan reguler. Jumlah tersebut terdiri atas 53 penerbangan tambahan (extra flight) yang dilayani oleh maskapai Garuda Indonesia, TransNusa, Citilink, Pelita Air, dan Batik Air.
Selain itu, enam penerbangan dengan pergantian tipe pesawat ke kapasitas yang lebih besar (change bigger aircraft) oleh Garuda Indonesia, 8 penerbangan carter (charter flight). "Selain itu, terdapat 8 penerbangan positioning flight untuk mendukung kebutuhan operasional penerbangan selama periode penyelenggaraan MotoGP 2026," ucapnya.
Dukungan penerbangan tersebut menjadi bagian dari kesiapan Bandara Lombok dalam mengakomodasi peningkatan kebutuhan transportasi udara selama gelaran balap motor internasional tersebut.
"Pelayanan selama periode MotoGP merupakan hasil koordinasi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan bandara dalam memastikan operasional berjalan dengan aman dan lancar," ujarnya.

Penonton ajang MotoGP Indonesia 2026 yang digelar di Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB) di Lombok Tengah, Sabtu, 10 Oktober 2026. ANTARA/Akhyar Rosidi.
Selain memastikan kelancaran operasional, Bandara Lombok menghadirkan suasana yang mencerminkan keramahan dan kekayaan budaya lokal. Selama MotoGP 2026, terminal dihiasi dekorasi khas Lombok yang dipadukan dengan identitas visual ajang balap tersebut.
Bandara Lombok juga menampilkan kesenian daerah, seperti gendang beleq dan musik genggong, untuk menyambut wisatawan. Pertunjukan tersebut ditampilkan guna memperkenalkan kekayaan budaya Lombok kepada wisatawan domestik dan mancanegara.
"Selain aktivasi budaya, turut mendukung pengembangan ekonomi masyarakat melalui penyediaan ruang promosi dan penjualan bagi UMKM lokal," ungkapnya.