Perahu listrik. Foto: dok Azura Indonesia.
Mesin Perahu Listrik Dorong Efisiensi Biaya Nelayan hingga 90%
Husen Miftahudin • 20 October 2026 18:46
Klungkung: Penggunaan mesin perahu listrik di Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, Bali, menunjukkan potensi penghematan biaya operasional nelayan skala kecil hingga 90 persen. Teknologi ini menjadi alternatif untuk mengurangi ketergantungan terhadap bahan bakar minyak (BBM) sekaligus mendorong penggunaan energi bersih di sektor perikanan.
Penerapan teknologi tersebut dilakukan melalui Program Nelayan Lestari yang dikembangkan Azura Indonesia, sebuah usaha sosial yang berfokus pada inovasi kelautan ramah lingkungan. Dalam implementasi awalnya, mesin perahu listrik MantaOne digunakan untuk mendukung aktivitas melaut nelayan setempat.
MantaOne merupakan mesin perahu listrik yang dikembangkan sejak 2020 untuk memenuhi kebutuhan nelayan skala kecil. Teknologi ini menggunakan baterai isi ulang yang dapat diisi melalui stasiun pengisian daya berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).
Berdasarkan perhitungan implementasi awal di Kusamba, biaya operasional mesin perahu konvensional mencapai Rp100 ribu per perjalanan. Sementara itu, biaya penggunaan MantaOne diperkirakan sebesar Rp10 ribu untuk tiga baterai per perjalanan.
Perbandingan tersebut menunjukkan potensi penghematan biaya operasional hingga 90 persen. Namun, besaran penghematan bergantung pada biaya penggunaan mesin konvensional dan kebutuhan energi dalam setiap perjalanan.
Direktur sekaligus Co-founder Azura Indonesia Nadea Nabila mengatakan penerapan teknologi rendah emisi perlu memberikan manfaat ekonomi yang nyata bagi nelayan.
"Bagi nelayan skala kecil, transisi energi bukan hanya tentang mengganti mesin berbahan bakar minyak dengan mesin listrik, tetapi juga tentang bagaimana teknologi dapat membuat biaya melaut lebih terjangkau dan usaha mereka lebih tangguh," kata Nadea dikutip dari keterangan tertulis, Selasa, 20 Oktober 2026.
"Karena itu, melalui Program Nelayan Lestari, kami tidak hanya memperkenalkan MantaOne, tetapi juga membangun infrastruktur pengisian daya dan ekosistem pendukung agar manfaat teknologi ini benar-benar dapat dirasakan masyarakat pesisir," tambah Nadea.
Selain berpotensi menekan biaya operasional, mesin listrik tidak menghasilkan emisi gas buang langsung dari pembakaran BBM selama digunakan. Pemanfaatan stasiun pengisian daya berbasis tenaga surya juga mendukung penggunaan energi terbarukan dalam kegiatan perikanan.

(Perahu listrik. Foto: dok Azura Indonesia)
Dorong energi bersih
Penerapan teknologi MantaOne juga diperkenalkan melalui kunjungan ke tempat pelelangan ikan (TPI) dan sentra pemindangan ikan di Kusamba. Peserta kegiatan turut mengikuti pengalaman berlayar menggunakan jukung yang dilengkapi mesin listrik tersebut.
Program ini juga mencakup penguatan kegiatan ekonomi masyarakat pesisir, termasuk pengembangan usaha olahan hasil perikanan yang melibatkan kelompok perempuan binaan.
Dalam rangkaian Festival Rakyat Pekan Iklim Bali 2026, Azura Indonesia memperkenalkan produk olahan berupa risol cakalang dan abon ikan khas Kusamba. Bahan baku produk tersebut berasal dari hasil tangkapan nelayan setempat yang menggunakan MantaOne.
Kegiatan tersebut menghubungkan penggunaan teknologi energi bersih dengan pengolahan hasil perikanan dan pengembangan usaha masyarakat. Dengan pendekatan ini, penerapan mesin perahu listrik tidak hanya diarahkan pada aktivitas penangkapan ikan, tetapi juga dikaitkan dengan kegiatan ekonomi di wilayah pesisir.
Azura Indonesia berencana memperluas penerapan MantaOne ke berbagai wilayah perikanan di Indonesia. Dalam jangka panjang, organisasi tersebut menargetkan distribusi hingga 10 ribu unit mesin perahu listrik untuk memperluas akses nelayan skala kecil terhadap teknologi energi bersih.
Perluasan tersebut diharapkan dapat mendukung efisiensi usaha perikanan dan mengurangi emisi langsung dari penggunaan mesin berbahan bakar minyak. Azura Indonesia juga menyatakan akan mendorong kolaborasi dengan pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembangunan, dan masyarakat untuk memperluas pemanfaatan teknologi tersebut.