BMKG Deteksi 615 Titik Panas di Papua Selatan

Sebaran titik panas di Indonesia, Sabtu, 7 November 2026. (BMKG)

BMKG Deteksi 615 Titik Panas di Papua Selatan

Lukman Diah Sari • 7 November 2026 09:04

Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan ratusan titik panas (hotspot) masih terdeteksi di sejumlah wilayah Indonesia. Berdasarkan pantauan BMKG, titik panas terbanyak berada di wilayah Bumi Cenderawasih.

"Paling banyak terdeteksi di Papua Selatan, sebanyak 615 titik," ujar Prakirawan Cuaca BMKG, Sentia, mengutip saluran YouTube infoBMKG, Sabtu, 7 November 2026.

Sebaran titik panas di Indonesia, Sabtu, 7 November 2026. (BMKG)

Sentia mengungkapkan, wilayah dengan titik panas terbanyak selanjutnya disusul oleh Kalimantan Timur dengan 233 titik, dan Kalimantan Tengah sebanyak 225 titik.

"Titik panas (tersebut) dengan tingkat kepercayaan tinggi," kata dia.

Sementara itu, upaya pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah terus dikebut. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, pesawat bantuan dari Australia mulai dikerahkan untuk menangani karhutla di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, sejak Jumat, 6 November 2026.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Panjaitan, menjelaskan pesawat Hercules C-130 milik Australia itu ditugaskan memadamkan api dari udara (water bombing). Hingga pukul 15.00 WIB, pesawat telah melakukan tiga kali penjatuhan air dengan fokus pada titik api di sekitar permukiman guna mencegah ancaman terhadap warga.

Sebelumnya, Pemerintah Indonesia melalui BNPB bekerja sama dengan Pemerintah Australia menyiapkan satu unit pesawat Hercules C-130 sebagai Large Air Tanker. Pesawat berkapasitas 15.000 liter air per sorti ini beroperasi dengan didampingi satu pesawat pemandu jenis Cessna Citation.

Kemitraan ini turut menerjunkan 20 personel spesialis penerbangan dari New South Wales Rural Fire Service (NSW RFS), termasuk pilot dan kru pendukung. Pesawat Hercules ditargetkan mampu terbang hingga enam sorti per hari selama masa operasi pada 6-12 November 2026.

(Lukman Diah Sari)