HUT ke-81 KAI, Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026

Ilustrasi kereta api. Foto: ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi.

HUT ke-81 KAI, Layani 351,6 Juta Pelanggan hingga Agustus 2026

Fachri Audhia Hafiez • 28 September 2026 18:06

Jakarta: PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group genap berusia 81 tahun pada 28 September 2026. Dalam kurun waktu delapan bulan pertama tahun ini (Januari–Agustus 2026), KAI Group tercatat telah melayani sebanyak 351,6 juta pelanggan.   

"Di balik perjalanan jutaan pelanggan setiap harinya, ada insan KAI yang bekerja sejak jauh sebelum kereta berangkat hingga pelanggan tiba di tujuan," tulis manajemen KAI melalui akun Instagram resminya @keretaapikita, Senin, 28 September 2026.   
 


Capaian penumpang sebanyak 351,6 juta orang (351.602.397) tersebut mengalami pertumbuhan sebesar 7,09 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencatatkan 328,3 juta pelanggan. 

Mayoritas dari total penumpang tersebut, yaitu sebanyak 317,7 juta atau 90,29 persen merupakan pengguna layanan Public Service Obligation (PSO) dan angkutan perintis. Sementara itu, pelanggan layanan komersial mencatatkan angka 34,2 juta atau sebesar 9,71 persen.   

Kerja keras seluruh jajaran insan KAI berdampak positif pada tingkat kepuasan pengguna. Pada Semester I 2026, Customer Satisfaction Index (CSI) KAI berhasil meraih skor 4,53 dari skala 5,00. 

Capaian ini menjadi angka penilaian tertinggi sejak tahun 2020, di mana pengalaman berada di dalam kereta menjadi salah satu aspek yang memperoleh apresiasi sangat baik dari penumpang.   

Guna menjaga tren positif tersebut, KAI terus berfokus melakukan evaluasi dan pengembangan pada lima area utama, yakni pelayanan tiket, customer service, toilet, ruang tunggu, hingga area boarding.   


Ilustrasi penumpang kereta api. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Di sisi operasional, keselamatan perjalanan dijaga secara ketat melalui kesiapan berbagai profesi di balik layar. Sebelum kereta diberangkatkan, para petugas secara berurutan menjalankan empat tahapan pemeriksaan, mulai dari memeriksa kondisi sarana, memastikan kesiapan jalur dan persinyalan, membersihkan rangkaian, hingga menyiapkan pelayanan di stasiun.   

KAI juga masif melakukan pengembangan teknologi sarana dan prasarana. Sepanjang periode 2022 hingga 2026, pengadaan bantalan sintetis rel KAI telah mencapai 68.501 batang. Pengadaan ini dilakukan bertahap, yakni 5.656 batang (2022), 16.353 batang (2023), 15.864 batang (2024), 13.789 batang (2025), dan 16.839 batang pada 2026. 

Selain itu, KAI mulai menerapkan peralatan perawatan berbasis baterai dan listrik agar pekerjaan perawatan teknis menjadi lebih praktis dan efisien.   

Memasuki usia ke-81 ini, KAI mengusung semangat "#SemakinMelayani" untuk memperkuat kolaborasi insan perkeretaapian, menghadirkan inovasi teknologi, serta meningkatkan kualitas layanan di seluruh lini bisnis, mulai dari kereta antarkota, kereta lokal, Commuter Line, LRT, kereta bandara, hingga kereta wisata.   

(Fachri Audhia Hafiez)