Ilustrasi Pexels
Limbah Hewan Kurban Bisa Jadi Masalah, Kenali Cara Pengelolaannya
Muhamad Marup • 26 May 2026 16:32
Jakarta: Perayaan Iduladha bukan hanya soal penyembelihan hewan kurban saja. Limbah yang timbul dari hewan kurban harus jadi perhatian dan butuh pengelolaan yang baik karena dapat menimbulkan masalah lingkungan dan kesehatan.
Pengelolaan limbah hewan kurban terutama di tempat penyembelihan masih menjadi tantangan. Hal ini disebabkan oleh jumlah ternak yang tidak pasti, lokasi penyembelihan yang tersebar, serta keterbatasan lahan untuk pengolahan limbah.
Pakar IPB University, Salundik dan Pakar Bidang Kesehatan Lingkungan Universitas Airlangga (UNAIR), Corie Indria Prasasti membagikan cara-cara pengelolaan limbah hewan kurban. Metrotvnews.com telah merangkumnya sebagai berikut.
Jenis Limbah
Terdapat dua kategori utama limbah hewan kurban berdasarkan lokasi, yakni limbah di area penjualan dan limbah di area penyembelihan. Limbah di lokasi penjualan umumnya berupa kotoran (feses) dan sisa pakan hijauan.Limbah di tempat penyembelihan memiliki karakteristik berbeda dan lebih berisiko. Limbah ini mencakup darah, isi rumen, serta saluran pencernaan yang berpotensi menimbulkan kontaminasi, terutama di wilayah perkotaan dengan keterbatasan lahan.
Pengelolaan limba
- Jangan buang limbah kurban sembarangan seperti ke sumber mata air atau sungai.
- Kubur limbah kurban di tempat khusus yang jauh dari sumber mata air.
- Olah limbah kurban menjadi produk bernilai tambah seperti pupuk organik.
Edukasi dan kolaborasi
Ilustrasi Pexels
Corie menyoroti pentingnya edukasi kepada masyarakat mengenai kebersihan lingkungan selama momentum Iduladha. Ia berharap edukasi mengenai sanitasi, pengelolaan limbah, hingga distribusi daging kurban dapat meluas agar masyarakat lebih sadar terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan bersama-sama.
Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan selama proses penyembelihan hewan kurban berlangsung. Menurutnya, kerja sama masyarakat menjadi salah satu kunci agar pelaksanaan Iduladha tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan maupun kesehatan warga sekitar.
"Kita harus sama-sama ikut menjaga. Jangan hanya panitia saja, tetapi masyarakat juga perlu ikut andil memastikan lingkungan tetap aman, bersih, dan sehat setelah proses kurban selesai," jelas Corie, mengutip laman resmi UNAIR, Selasa, 26 Mei 2026.