Presiden Prabowo Ungkap Penyebab Gaji Guru hingga ASN Kecil

Presiden Prabowo Subianto saat pidato arah kebijakan ekonomi 2027. Foto: tangkapan layar YouTube Setkab.

Presiden Prabowo Ungkap Penyebab Gaji Guru hingga ASN Kecil

Anggi Tondi Martaon • 20 May 2026 11:56

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan penyebab gaji guru hingga Aparatur Sipil Negara (ASN) kecil. Yakni, kekayaan negara banyak mengalir ke luar negeri.

"Ini sebabnya gaji guru kecil, gaji aparat penegak hukum kecil, gaji ASN kecil, ini yang selalu anggaran tidak cukup, anggaran tidak kuat, dan sebagainya," kata Prabowo Presiden Prabowo dalam Rapat Paripurna ke-19 DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Penilaian tersebut berdasarkan neraca ekspor dan impor Indonesia selama 22 tahun (2024-2025). Kepala Negara menyebut data tersebut dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Berdasarkan data PBB tersebut, neraca ekspor Indonesia mencapai USD436 miliar. Sedangkan necara impor Indonesia USD343 miliar.

"Ini angka dari PBB. Berarti selama 22 tahun, kekayaan kita yang tinggal di Indonesia USD436 miliar dikurangi USD343 miliar," ungkap Prabowo.


Ilustrasi kegiatan belajar mengajar. Foto: dok Kemendikdasmen.

 

 

Ekspor Indonesia lebih besar dari impor


Menurut RI 1, Indonesia tidak seharusnya mengalami kesulitan keuangan. Sebab, nilai ekspor Indonesia lebih besar dari impor.

"Kalau ilmu dagang berarti yang kita jual lebih banyak dari yang kita beli. Harusnya negara ini tidak pernah akan mengalami krisis ekonomi," sebut Prabowo.

Presiden kedelapan Indonesia itu menyebut, larinya hasil kekayaan Indonesia dikarenakan praktik curang atau under invoicing. Menurut Prabowo, oknum pengusaha tidak melaporkan penjualan dengan sebenarnya.

"Banyak di antara mereka membuat perusahaan di luar negeri, dia jual dari perusahaan di dalam negeri ke perusahaan dia di luar negeri yang harganya jauh di bawah harga yang sebenarnya," ujar Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)