Blackout di Sumatra, Polri Dalami Penyebab Putusnya Kabel Transmisi

Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin dalam konferensi pers. (Dokumentasi/ Metro TV)

Blackout di Sumatra, Polri Dalami Penyebab Putusnya Kabel Transmisi

Muhammad Iqbal Sidiq • 25 May 2026 11:54

Jakarta: Bareskrim Polri menyebut dugaan awal penyebab pemadaman massal (blackout) di sejumlah wilayah Pulau Sumatra akibat putusnya kabel transmisi. Dugaan awal ini sesuai dengan hasil pemeriksaan di lapangan dan keterangan saksi.

Wakabareskrim Polri Irjen Nunung Syaifuddin menjelaskan berdasarkan pemeriksaan tim gabungan Bareskrim Polri di lokasi yang diduga menjadi titik awal gangguan, tepatnya di sekitar tower transmisi Desa Tempino, Kecamatan Mestong, Kabupaten Muaro Jambi, ditemukan adanya kabel transmisi yang putus. Sementara itu, kondisi fisik tower dalam keadaan baik dan tidak ditemukan kerusakan signifikan pada struktur tower.

“Berdasarkan keterangan awal kejadian, putusnya kabel transmisi terjadi secara tiba-tiba, akibat pengaruh faktor cuaca dan masih memerlukan pendalaman lebih lanjut seacara teknis maupun ilmiah,” ujar Nunung dalam konferensi pers, Senin 25 Mei 2026.

Dugaan tersebut diperkuat keterangan saksi dari masyarakat sekitar lokasi kejadian, yang menerangkan sesaat sebelum kejadian, muncul ledakan lalu baru terjadi pemadaman listrik di area sekitar tower transmisi. Nunung mengatakan pihaknya telah mengambil barang bukti berupa kabel transmisi yang putus untuk dianalisis lebih lanjut.

“Untuk kepentingan lebih lanjut bagian kabel transmisi yang mengalami putus telah diamankan, dan saat ini telah dalam penanganan tim Puslabfor Polri guna dilakukan pemeriksaan laboratorium dan analisis lebih lanjut untuk mengetahui penyebab pasti  terjadinya kerusakan,” ujar dia.

Petugas sedang memperbaiki jaringan listrik di salah satu lokasi gangguan suplai. ANTARA/HO-Humas PLN

Baca Juga: 

Dirut PLN: Sistem Kelistrikan Sumatra Sudah Normal

Dia menjelaskan dalam proses analisis, pihaknya akan mendalami berbagai kemungkinan penyebab putusnya kabel transmisi ini, antara lain faktor mekanik akibat gesekan dan pengaruh angin, faktor panas akibat sambungan longgar yang menimbulkan rongga, maupun faktor tarikan atau goyangan akibat cuaca ekstrem.

Terjadi listrik padam di sejumlah wilayah Sumatra, sejak Jumat, 22 Mei 2026, malam. Indikasi awal adalah gangguan cuaca yang mengakibatkan gangguan pada sistem transmisi listrik.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)