Mau Ajukan KUR BRI? Ini Syarat dan Langkah Pengajuannya

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Mau Ajukan KUR BRI? Ini Syarat dan Langkah Pengajuannya

Eko Nordiansyah • 9 February 2026 15:42

Jakarta: Bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), akses modal usaha seringkali menjadi kendala utama dalam mengembangkan bisnis. Untuk menjawab permasalahan tersebut Bank Rakyat Indonesia (BRI) menghadirkan program Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan proses pengajuan yang mudah dan bunga terjangkau.

Mengenal KUR BRI

Melansir dari Dealls, KUR BRI merupakan program pembiayaan yang dirancang untuk membantu pelaku UMKM mendapatkan modal kerja serta investasi meskipun belum memiliki agunan tambahan. KUR BRI terbagi ke dalam tiga jenis yakni KUR Mikro, KUR Kecil, dan KUR Tenaga Kerja Indonesia (KUR) khusus bagi calon TKI yang akan bekerja di luar negeri.

Program ini hadir dengan suku bunga yang lebih ringan dibandingkan kredit komersial yakni sekitar 6 persen per tahun atau 0,5 persen per bulan. Selain itu, KUR BRI juga menawarkan plafon pinjaman yang fleksibel, mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta sesuai kebutuhan skala usaha.

Syarat mengajukan KUR BRI

Berikut adalah beberapa syarat umum yang harus dipenuhi oleh calon pemohon KUR BRI 2026, dikutip dari Fahum Umsu:
  1. Warga Negara Indonesia (WNI) berusia minimal 17 tahun atau telah berstatus menikah.
  2. Memiliki usaha yang bersifat produktif dan sudah berjalan sekurang-kurangnya selama enam bulan.
  3. Tidak sedang memiliki atau menerima kredit produktif dari lembaga perbankan lain.
  4. Mempunyai identitas resmi seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK) yang masih berlaku.
  5. Memiliki dokumen legalitas usaha, baik berupa surat izin usaha maupun surat keterangan usaha dari pihak berwenang.
  6. Untuk pengajuan pinjaman dengan plafon di atas Rp50 juta, pemohon wajib menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  7. Bersedia mengikuti ketentuan terkait batas plafon pinjaman serta tenor sesuai dengan jenis KUR yang dipilih.
  8. Lolos dalam proses verifikasi data dan analisis kelayakan yang dilakukan oleh pihak bank.

Baca Juga :

PNM ke Kemenkeu, CEO Danantara: Baru 'Omongan' Doang



(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Tata cara pengajuan KUR BRI 2026

Pengajuan KUR BRI 2026 dapat dilakukan melalui dua metode, yaitu secara online maupun langsung ke kantor cabang. Berikut langkah-langkahnya:

1. Pengajuan secara online

  • Akses situs resmi KUR BRI melalui alamat https://kur.bri.co.id.
  • Bagi pengguna baru, pilih menu “Daftar” untuk membuat akun terlebih dahulu. Jika sudah memiliki akun, silakan masuk menggunakan email yang terdaftar.
  • Lakukan proses verifikasi email bagi pengguna baru agar akun dapat diaktifkan.
  • Setelah berhasil login, pilih menu “Ajukan Pinjaman KUR”.
  • Baca syarat dan ketentuan yang berlaku, lalu centang pilihan “Saya Nasabah BRI” dan “Setuju & Ajukan Pinjaman”. Kemudian lakukan verifikasi keamanan dengan mencentang kolom “Saya Bukan Robot”.
  • Isi seluruh data diri dengan lengkap dan benar.
  • Unggah dokumen pendukung sesuai permintaan sistem.
  • Masukkan detail pengajuan pinjaman, seperti nominal dan jangka waktu pinjaman.
  • Gunakan fitur “Hitung Angsuran” untuk melihat simulasi cicilan.
  • Klik tombol “Ajukan Pinjaman” untuk mengirim permohonan.
  • Tunggu informasi lebih lanjut terkait persetujuan atau penolakan dari pihak bank.

2. Pengajuan Secara Langsung ke Kantor Cabang

  • Siapkan seluruh dokumen yang dibutuhkan, seperti KTP, Kartu Keluarga, NPWP, serta buku tabungan BRI.
  • Datangi kantor cabang BRI terdekat sesuai domisili.
  • Ambil nomor antrean dan sampaikan kepada petugas ingin mengajukan KUR BRI.
  • Isi formulir pengajuan kredit yang telah disediakan oleh pihak bank.
  • Ikuti proses verifikasi data serta wawancara sesuai prosedur yang berlaku.
  • Apabila pengajuan disetujui, pihak bank akan menghubungi pemohon untuk tahap pencairan dana.

Penyebab KUR BRI ditolak

Meski menawarkan banyak kemudahan, pengajuan KUR BRI tidak selalu langsung disetujui. Penolakan bisa saja terjadi akibat adanya kesalahan dalam memenuhi syarat atau prosedur yang kurang tepat. Oleh sebab itu, penting memahami faktor penyebab kegagalan agar peluang pengajuan bisa lebih besar. Berikut alasan KUR BRI ditolak, dilansir dari Blog Umsu:

1. Dokumen tidak lengkap atau tidak sesuai

Pengajuan bisa ditolak jika persyaratan administrasi seperti KTP, KK, NPWP, atau surat izin usaha tidak valid, kedaluwarsa, atau datanya tidak sesuai.
Solusi: Pastikan seluruh dokumen lengkap, terbaru, dan sesuai dengan identitas resmi.

2. Riwayat kredit buruk (SLIK OJK Bermasalah)

Bank akan mengecek skor kredit pemohon, jika ada tunggakan pinjaman, cicilan macet, atau utang lain yang belum selesai, peluang penolakan akan menjadi sangat besar.
Solusi: Lunasi kewajiban kredit sebelumnya dan periksa riwayat SLIK OJK sebelum mengajukan KUR.

3. Usaha tidak memenuhi kriteria KUR BRI

KUR hanya diberikan untuk UMKM produktif. Usaha yang tidak memiliki legalitas jelas, terlalu baru, atau tidak sesuai sektor prioritas bisa sulit disetujui.
Solusi: Pastikan usaha sudah berjalan stabil, memiliki izin usaha, dan dapat diverifikasi oleh bank.

4. Tidak memiliki rekening aktif di BRI

Rekening aktif di BRI menjadi bukti arus kas usaha. Tanpa riwayat transaksi yang jelas, bank akan ragu menilai kelayakan pemohon.
Solusi: Buka rekening BRI dan gunakan secara rutin untuk transaksi bisnis.

5. Kesalahan mengisi formulir pengajuan

Data yang tidak akurat atau tidak sesuai dokumen, seperti nominal pinjaman dan informasi usaha, dapat menyebabkan pengajuan langsung ditolak.
Solusi: Isi formulir dengan teliti dan pastikan semua informasi sudah benar sebelum diserahkan. (Alfiah Ziha Rahmatul Laili)

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)