Ilustrasi pemadam kebakaran tengah memadamkan api. Foto: Antara.
Instalasi Listrik Tak Sesuai Standar Berisiko Picu Kebakaran
Gabriella Thesa Widiari • 4 September 2026 14:00
Jakarta: Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan mengungkapkan korsleting listrik masih menjadi penyebab utama insiden kebakaran. Wakil Wali Kota Jakarta Selatan Firmanuddin Ibrahim menyebutkan, penggunaan instalasi listrik yang tidak sesuai standar paling berisiko memicu munculnya si jago merah.
"Penyebab utama kebakaran yang sering terjadi adalah arus pendek akibat instalasi yang tidak memenuhi standar," kata Firmanuddin, dilansir dari Antara, Jumat, 4 September 2026.
Edukasi tersebut diharapkan dapat diselenggarakan secara masif hingga ke tingkat kecamatan. Pemkot Jakarta Selatan menilai, sosialisasi berkala mampu meningkatkan pemahaman pengelola gedung, teknisi, maupun warga terkait regulasi keselamatan ketenagalistrikan.
"Aman dan andal berarti sistem kelistrikan mampu beroperasi secara berkelanjutan tanpa gangguan. Kita perlu memperbaiki jika ada kekurangan dalam standar keamanan di gedung masing-masing," ujar Firmanuddin.

Ilustrasi kebakaran bangunan. Foto: dok. Medcom.
Ia menambahkan, hingga saat ini masih ditemukan instalasi listrik yang belum memenuhi standar keselamatan pada bangunan gedung di wilayah Jakarta Selatan. Menurut Firmanuddin, kelalaian tersebut tidak hanya berisiko memicu kebakaran, tetapi juga ancaman sengatan listrik hingga kerugian materiil.