Olahraga Malam di Ragunan, Warga: Lebih Aman daripada Jalan Raya

Rico dan Ratna, warga Pondok Labu saat ditemui di area Car Free Day (CFD) Jakarta. Foto: Metro TV/Aris Setya.

Olahraga Malam di Ragunan, Warga: Lebih Aman daripada Jalan Raya

Aris Setya • 5 April 2026 11:15

Jakarta: Pengelola Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Jakarta Selatan, berencana menambah jam operasional hingga malam hari setiap Sabtu khusus bagi masyarakat yang ingin berolahraga lari. Rencana ini disambut antusias oleh warga, terutama para penggiat olahraga yang mendambakan ruang terbuka hijau yang aman dan representatif di Ibu Kota.

"Kalau menurut saya setuju ya karena kita butuh banget tempat-tempat yang terbuka dan untuk trek lari khusus. Soalnya kalau misalnya di jalan gitu kan agak berisiko," ujar Ratna, seorang warga Pondok Labu saat ditemui di area Car Free Day (CFD) Jakarta, Minggu, 5 April 2026.
 


Ratna menilai, fasilitas jogging track di area danau Ragunan selama ini menjadi primadona bagi dirinya dan suami. Ia merasa lebih nyaman berlari di lingkungan taman dibandingkan harus berhadapan dengan risiko kendaraan di jalan raya. Namun, ia menitipkan pesan agar pengelola segera memperbaiki beberapa titik jalur pejalan kaki yang kondisinya tidak rata.

"Ada beberapa jalanan paving block-nya tidak rata. Kebetulan kami bawa stroller, jadi jalanan tidak rata itu berisiko buat stroller jatuh," tambahnya.

Senada dengan Ratna, Rico sang suami juga melihat kebijakan ini sebagai terobosan yang menarik. Menurutnya, operasional malam hari tidak hanya memfasilitasi kebutuhan olahraga, tetapi juga menjadi sarana rekreasi keluarga yang edukatif.


Jogging track di Ragunan. Foto: Antara

"Bagus sih responsnya, soalnya kita juga penggiat olahraga. Untuk memfasilitasi kalau misalkan ada yang bawa anak-anak juga bisa, anak-anaknya sekalian liatin hewan di sana," ungkap Rico.

Nantinya, jam operasional malam di Ragunan akan dibuka mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB, dengan batas maksimal layanan loket pada pukul 21.00 WIB. Selain berolahraga, pengunjung memiliki kesempatan unik untuk melihat aktivitas satwa nokturnal seperti Harimau Sumatra, binturong, hingga landak Jawa.

Pihak pengelola juga menyediakan layanan tur menggunakan buggy car dengan tarif Rp250.000 per perjalanan untuk maksimal lima orang. Dalam tur ini, petugas akan memberikan pakan sambil menjelaskan karakteristik satwa-satwa yang aktif di malam hari tersebut.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)