Presiden AS Donald Trump. (Anadolu Agency)
Trump Bertekad Tak Akan Biarkan Iran Memiliki Senjata Nuklir
Willy Haryono • 25 February 2026 15:40
Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan preferensinya adalah menyelesaikan isu nuklir Iran melalui jalur diplomasi, namun juga tak akan membiarkan Teheran memiliki senjata nuklir.
Pernyataan itu disampaikan dalam pidato kenegaraan State of the Union 2026 di hadapan sidang gabungan Kongres AS di Washington pada Selasa, 24 Februari 2026.
“Preferensi saya adalah menyelesaikan masalah ini melalui diplomasi. Tetapi satu hal yang pasti, saya tidak akan pernah mengizinkan negara sponsor teror nomor satu di dunia memiliki senjata nuklir,” ujar Trump, dikutip dari media Anadolu Agency, Rabu, 25 Februari 2026.
Ia menambahkan bahwa Amerika Serikat belum mendengar komitmen tegas dari Teheran untuk tidak memiliki senjata nuklir. Trump juga mengklaim Iran tengah mengembangkan rudal jarak jauh yang dapat menjangkau Eropa dan pangkalan militer AS di luar negeri, serta berpotensi mencapai wilayah Amerika Serikat.
Delegasi Iran dan Amerika Serikat dijadwalkan menggelar putaran ketiga perundingan tidak langsung di Jenewa, Swiss, Kamis mendatang. Perundingan tersebut dimediasi oleh Oman di tengah meningkatnya ketegangan terkait program nuklir Iran.
Di hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio memberikan pengarahan tertutup kepada anggota parlemen senior terkait Iran. Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan Teheran akan kembali ke meja perundingan dengan tekad mencapai kesepakatan yang adil dalam waktu sesingkat mungkin. (Keysa Qanita)
Baca juga: Ketegangan dengan AS Meningkat, Iran Gelar Latihan Masif di Pesisir Selatan