Purbaya Yudhi Sadewa masih menjalankan rapat kerja dengan DPD sebelum digantikan oleh Suahasil Nazara. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
Jelang Digantikan Suahasil, Purbaya Tinggalkan Rapat di DPD
Anwar Fuadi • 14 September 2026 18:04
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto mengganti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan Suahasil Nazara pada Senin, 14 September 2026.
Sebelum pelantikan tersebut, Purbaya meninggalkan rapat kerja gabungan Komite IV Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, sekitar pukul 14.30 WIB.
Purbaya sebelumnya mengikuti rapat kerja gabungan Komite IV DPD RI bersama Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), dan Bank Indonesia di Ruang Rapat GBHN, Nusantara V, sejak sekitar pukul 10.00 WIB.
Rapat tersebut membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) APBN Tahun Anggaran 2027 dan Nota Keuangan, serta pelaksanaan Undang-Undang tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025-2045 dan keselarasan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Di tengah rapat, Purbaya terlihat keluar dari ruangan setelah menerima panggilan telepon dan kemudian meninggalkan gedung parlemen.
Kepergian Purbaya terjadi sekitar 30 menit sebelum agenda pelantikan menteri kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta yang dijadwalkan berlangsung pukul 15.00 WIB.
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo melantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan menggantikan Purbaya.

Suasana ruang sidang usai Purbaya (di sebelah kiri) tampak sudah meninggalkan kursinya. Foto: tangkapan layar YouTube DPD.
Baca Juga :
Menkeu Suahasil Respons Isu terkait Purbaya
Suasana rapat sempat teralihkan
Saat Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti menyampaikan paparan, suasana rapat sempat teralihkan oleh aktivitas beberapa orang di bagian belakang ruangan.
Setelah Destry menyelesaikan paparannya di hadapan pimpinan DPD, rapat sempat dihentikan sekitar lima menit untuk menunggu Purbaya.
Ketua Komite IV DPD RI Ahmad Nawardi kemudian meminta Purbaya kembali mengikuti rapat.
"Kami meminta Bapak Menteri (Purbaya) untuk hadir lagi, untuk rapat lagi. Ini kita anggap sebagai utang Pak Menteri kepada kita, jadi utang harus dibayar nanti," kata Ahmad sembari melanjutkan sidang kembali.