Petugas kepolisian melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) warga Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi tertabrak kereta saat berjalan di rel kereta, Selasa, 14 Juli 2026. ANTARA/Ahmad Fikri.
Warga Cianjur Tewas Tertabrak KA Siliwangi, KAI Ingatkan Bahaya Beraktivitas di Rel
Silvana Febiari • 15 July 2026 07:53
Cianjur: PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Jawa Barat, meminta masyarakat tidak beraktivitas di kawasan jalur rel kereta api (KA). Imbauan ini disampaikan untuk menghindari peristiwa tertabrak kereta, seperti yang menimpa warga Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi-Cianjur.
"Kami akan meningkatkan sosialisasi agar dipatuhi masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur kereta guna menghindari hal yang tidak diinginkan termasuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur sebidang tanpa palang pintu," kata Manajer Humas Daop 2 Bandung Kuswardoyo, dilansir dari Antara, Rabu, 15 Juli 2026.
Kuswardoyo mengatakan seorang warga bernama Sopandi (52) tertabrak kereta saat berjalan membelakangi KA Siliwangi yang hendak melintas, Senin, 13 Juli 2026. Korban diduga tidak mendengar peluit kereta api yang berulang kali dibunyikan masinis.
"Saat kejadian korban berjalan membelakangi yang kereta sedang melaju, peluit yang dibunyikan masinis berkali-kali tidak membuat korban menepi atau menghindar hingga akhirnya tertemper," katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Kanit Lantas) Polsek Bojongpicung Aipda Teddy Firmansyah, mengatakan Sopandi yang merupakan warga Kampung Kondang, Desa Kertasari, Kecamatan Haurwangi, tewas tertabrak KA Siliwangi relasi Cipatat-Cianjur-Sukabumi saat hendak memperbaiki saluran pipa air di sekitaran rel.
.jpg)
Petugas KAI melakukan penertiban terhadap warga yang beraktivitas di jalur kereta api. Metrotvnews.com/P Aditya Prakasa
Korban berjalan menyusuri rel untuk memastikan pipa yang hendak diperbaiki. Namun, ia tidak menyadari ada kereta api yang melaju di belakangnya hingga akhirnya tertabrak dan terpental sejauh 10 meter.
"Korban hendak memperbaiki pipa air yang terletak bersebelahan dengan jalur kereta, saat bersamaan KA Siliwangi hendak melintas dari arah berlawanan, diduga korban tidak menyadari kedatangan kereta yang sempat membunyikan peluit panjang," jelasnya.
Jasad korban sempat dibawa ke puskesmas setempat untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke pihak keluarga. Sopandi dimakamkan tidak jauh dari tempat tinggalnya di Kampung Kondang.