Menteri LH Ajak Warga Tangerang Hentikan Kebiasaan Merusak Lingkungan

Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat menghadiri Festival Kali Sabi 2026 di kawasan Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir

Menteri LH Ajak Warga Tangerang Hentikan Kebiasaan Merusak Lingkungan

Hendrik Simorangkir • 12 July 2026 21:25

Tangerang: Festival Kali Sabi 2026 digelar di kawasan Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Menteri Lingkungan Hidup (LH) Jumhur Hidayat yang hadir dalam kegiatan tersebut menilai keberhasilan menjaga lingkungan sangat bergantung pada meningkatnya kesadaran masyarakat.

"Yang paling utama pada akhirnya adalah kesadaran masyarakat. Mari kita hentikan kebiasaan yang merusak lingkungan dan mulai memperbaikinya bersama," ujar Jumhur, Minggu, 12 Juli 2026.

Jumhur menuturkan, program pemerintah akan memberikan dampak lebih besar apabila didukung perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kelestarian alam.
 


"Agustus nanti kami mengajak seluruh masyarakat mengikuti Tobat Nasional Ekologis. Selama ini kita telah melakukan kesalahan secara kolektif terhadap lingkungan yang menjadi sumber kehidupan," kata Jumhur. 

Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bakal memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan melalui kolaborasi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, akademisi, media, lembaga sosial, serta masyarakat. 

Pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Festival Kali Sabi sebagai momentum memperkuat budaya hidup bersih dan kepedulian terhadap lingkungan.

"Mari kita mulai dari langkah-langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta tidak membuang sampah ke sungai dan saluran air," ungkap Sachrudin.


Menteri Lingkungan Hidup, Jumhur Hidayat menghadiri Festival Kali Sabi 2026 di kawasan Kali Sabi, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang. Metrotvnews.com/ Hendrik Simorangkir


Sachrudin menambahkan, menjaga kelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Menurutnya, dibutuhkan kepedulian dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat agar upaya pelestarian lingkungan dapat memberikan manfaat berkelanjutan.

"Festival Kali Sabi dinilai berhasil memadukan gerakan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM. Inilah bentuk kolaborasi yang perlu terus kita perkuat," jelas Sachrudin. 

Mengusung tema "Bersih Kalinya, Sehat Warganya", Festival Kali Sabi 2026 menghadirkan berbagai kegiatan pelestarian lingkungan, seperti aksi bersih-bersih sungai, penanaman pohon, penebaran ribuan bibit ikan lele, senam sehat bersama, serta bazar UMKM. 

Seluruh rangkaian kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah, komunitas, dunia usaha, dan masyarakat dalam memperkuat budaya peduli lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga.

(Silvana Febiari)