PLN EPI Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e

Pegawai PLN EPI menggunakan mobil listrik. Foto: Dok istimewa

PLN EPI Catat Penghematan Emisi Lebih dari 710 Kg CO2e

Eko Nordiansyah • 15 July 2026 11:28

Jakarta: PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) membangun budaya berkelanjutan melalui implementasi EPI Clean Energy Day. Inisiatif ini mendorong pegawai menggunakan moda transportasi rendah emisi sebagai bentuk kontribusi mendukung transisi energi, mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), sekaligus menekan jejak karbon perusahaan.

Program yang dilaksanakan setiap Jumat ini merupakan bagian dari implementasi arahan pemerintah, Kementerian BUMN, dan PT PLN (Persero) dalam mendorong budaya efisiensi energi dan pengurangan emisi karbon di lingkungan kerja.

Berdasarkan laporan pelaksanaan kumulatif periode 28 April hingga 3 Juli 2026, sebanyak 246 pegawai telah berpartisipasi dalam program tersebut. Dari partisipasi tersebut, PLN EPI berhasil mencatat penghematan emisi sebesar 710,87 kg CO2e, setara dengan penghematan konsumsi 292,3 liter Pertamax, serta efisiensi biaya transportasi mencapai Rp3.889.727.

Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan mengatakan, EPI Clean Energy Day merupakan bagian dari upaya perusahaan membangun budaya kerja yang berkelanjutan. Kini pegawai menerapkan gaya hidup rendah karbon sekaligus menjadi langkah awal menuju pencapaian target tahunan program.

"Transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan teknologi dan penyediaan energi bersih, tetapi juga melalui perubahan perilaku setiap insan perusahaan. EPI Clean Energy Day menjadi wadah bagi seluruh pegawai untuk berkontribusi secara nyata mengurangi emisi," ujar Mamit dalam keterangan tertulis, Rabu, 15 Juli 2026.

Ia menambahkan, keberhasilan transisi energi membutuhkan partisipasi aktif seluruh insan perusahaan. Oleh karena itu, perubahan perilaku sederhana yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak yang signifikan, baik bagi lingkungan maupun keberlanjutan perusahaan.

"Setiap perjalanan yang beralih ke moda transportasi rendah emisi merupakan kontribusi nyata dalam membangun budaya kerja yang lebih efisien, mendukung pencapaian target Net Zero Emissions (NZE), serta menunjukkan transformasi energi dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana," tambah dia.



(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

Manfaat program diukur secara objektif

Untuk memastikan manfaat program dapat diukur secara objektif, setiap peserta mencatat histori perjalanan yang kemudian dikonversi menjadi data pengurangan emisi karbon, penghematan konsumsi BBM, dan efisiensi biaya transportasi. Pendekatan berbasis data tersebut memungkinkan perusahaan memantau efektivitas program sekaligus mendorong peningkatan partisipasi pegawai secara berkelanjutan.

Melalui program ini, PLN EPI mengajak seluruh insan perusahaan untuk mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar fosil dengan beralih ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti berjalan kaki, bersepeda, menggunakan transportasi umum, maupun kendaraan listrik.

Selain berkontribusi terhadap penurunan emisi karbon, program ini juga mendorong efisiensi konsumsi BBM, menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, serta memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya gaya hidup rendah emisi.

"PLN EPI menegaskan bahwa transisi energi tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur dan penyediaan energi primer yang andal, tetapi juga melalui perubahan perilaku setiap insan perusahaan," kata dia.

Dengan mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) ke dalam aktivitas sehari-hari, PLN EPI terus memperkuat budaya keberlanjutan sebagai fondasi transformasi perusahaan, sekaligus mendukung tercapainya sistem energi nasional yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan menuju Net Zero Emissions Indonesia.

(Eko Nordiansyah)