Personel tim SAR gabungan melakukan apel sebelum operasi pencarian hari kedelapan jurnalis yang hilang kontak di Carita, Pandeglang, Banten, Selasa (15/9/2026). Foto: Antara.
Pencarian Rombongan Jurnalis di Selat Sunda Dibagi dalam 7 Wilayah
Gabriella Thesa Widiari • 15 September 2026 11:57
Jakarta: Pencarian rombongan jurnalis yang hilang kontak di Selat Sunda saat meliput erupsi Gunung Anak Krakatau memasuki hari kedelapan. Basarnas memastikan operasi pencarian tetap berjalan secara optimal.
"Kami akan melanjutkan operasi SAR dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada," ujar Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad, dilansir dari Antara, Selasa, 15 September 2026.
Unsur SAR yang terlibat dalam pencarian antara lain HR 3604, tiga unit KRI, satu unit KAL, satu unit RBB, delapan unit kapal KP Polairud, tiga unit KN SAR dari Banten, Lampung, dan Jakarta, dua unit RIB, serta dua unit KN KPLP, yaitu KN Damaru dan KN Jembio.
Dia juga berharap kegiatan hari ini dapat didukung dengan cuaca cerah, minim terpaan angin dan gelombang yang bersahabat sehingga memperbesar peluang menemukan keberadaan delapan penumpang kapal cepat Arupadhatu 1 itu.
"Kami berharap upaya ini dapat membuahkan hasil dan delapan korban segera ditemukan,” kata Al Amrad.

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian di perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Senin. ANTARA/HO-Basarnas Lampung.
Adapun pada hari pencarian ketujuh, tim SAR gabungan menghadapi kondisi cuaca yang berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara berkecepatan 10-20 knot dan ketinggian gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter.
Berdasarkan laporan luas area pencarian di permukaan laut mencapai 4.586 NM², sedangkan sektor udara mencapai 2.063 NM², dengan total area pencarian sekitar 6.649 NM².