Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo saat dijumpai di Senayan City, Jakarta Selatan. (ANTARA/HO-Pemprov DKI Jakarta.)
Pramono Siapkan Lapak UMKM di Jalur Bawah Tanah Senayan City-Plaza Senayan
Gabriella Thesa Widiari • 7 July 2026 13:54
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berencana memanfaatkan jalur bawah tanah yang akan menghubungkan Senayan City dan Plaza Senayan sebagai ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hal ini sekaligus memperkuat konektivitas pejalan kaki dan mengurangi kemacetan di kawasan Senayan.
“Ruang di bawahnya bisa dimanfaatkan untuk berjualan UMKM dan sebagainya,” kata Pramono, dilansir dari Antara, Selasa, 7 Juli 2026.
Ruang bawah tanah yang menghubungkan dua pusat perbelanjaan itu untuk mengurai kemacetan. Selain itu diharapkan dapat mempermudah akses pejalan kaki sekaligus mengurangi kemacetan di kawasan Senayan.
"Kalau di Senayan, Plaza Senayan dengan Senayan City ini kan kalau tidak dihubungkan di bawah itu sangat mengganggu transportasi dan seringkali menyebabkan kemacetan yang ada,” ungkap Pramono.
Pramono sudah meminta Asisten Pembangunan DKI Jakarta untuk menindaklanjuti hal tersebut. Ia berharap, rencana penghubungan Senayan City dan Plaza Senayan dapat segera terealisasi seperti di kawasan Bundaran HI yang menghubungkan beberapa hotel.
"Mudah-mudahan segera ditindaklanjuti karena yang lebih sulit saja bisa diatasi di Bundaran HI," kata Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Antara.
Pramono sempat menyebut selama ini kedua pusat perbelanjaan tersebut belum terhubung karena adanya ego masing-masing pihak. Karena itu, Pemprov DKI mendorong keduanya untuk segera merealisasikan konektivitas tersebut.
Menurut Pramono, konektivitas itu akan memberikan keuntungan bagi kedua mal. Sebab, pengunjung dapat berpindah lokasi tanpa harus menyeberang jalan sehingga arus lalu lintas di sekitar kawasan juga lebih tertata.
"Saya bilang, kalau tidak mau disambungkan, ya sudah, pajaknya kita naikkan karena mengganggu lalu lintas. Itulah cara kerja kita. Jadi kita tidak usah repot, pajaknya dinaikkan saja, pasti mereka akan bersedia untuk bernegosiasi karena hal itu saling menguntungkan mereka berdua," ujar Pramono.
Pramono menilai, penyambungan Plaza Senayan dan Senayan City merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI membangun konektivitas antarkawasan di Jakarta.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pejalan kaki menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan kota yang lebih nyaman dan ramah bagi masyarakat.