Pengemudi Ojol Sambut Baik Pernyataan Presiden Prabowo Soal Potongan Aplikator

Ilustrasi ojek online (ojol). Foto: Antara.

Pengemudi Ojol Sambut Baik Pernyataan Presiden Prabowo Soal Potongan Aplikator

Anggi Tondi Martaon • 1 May 2026 13:47

Jakarta: Pengemudi ojek online (ojol) menyambut baik pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal besaran potongan aplikator. Kepala Negara menginginkan agar potongan tersebut di bawah 10 persen.

Seorang mitra pengemudi ojol, Jasmoro, mengatakan kebijakan tersebut bagus. Sebab, potongan yang ada saat ini dinilai sangat memberatkan para driver ojol.

"Memang sementara ini, driver sekarang ini lagi sengsara banget ini. Potongannya gede, enggak jelas lagi," ujar Jasmoro dikutip dari Antara, Jumat, 1 Mei 2026.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengaku tidak setuju dengan potongan tarif aplikator ojek online (ojol) di atas 10 persen. Kepala Negara menginginkan potongan tersebut di bawah 10 persen.

"Harus di bawah 10 persen. Enak aja, lu (pengemudi ojol) yang berkeringat, dia (perusahaan aplikator) yang dapat duit, sory aje," kata Prabowo dalam peringatan May Day 2026 di Kawasan Monas, Jakpus, saat dikutip dari Youtube Setpres, Jumat, 1 Mei 2026.

Awalnya, RI 1 menyinggung pemotongan tarif ojol untuk aplikator sebesar 20 persen. Menurut dia, nilai tersebut tidak adil bagi pengemudi ojol.

"Ojol kerja keras, ojol mempertaruhkan jiwanya setiap hari, aplikator perusahaan minta disetor 20 persen," ungkap Prabowo.

Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peringata May Day 2026. Foto: Youtube Setpres.

Kemudian, Presiden kedelapan Indonesia itu menanyakan besaran potongan untuk aplikator yang diinginkan para pengemudi ojol mulai dari 15 persen hingga 10 persen. Saat para pengemudi mengaku setuju 10 persen, Prabowo justru menyatakan tidak sepakat dengan angka tersebut.

"Saya katakan di sini, saya tidak setuju 10 persen, harus di bawah 10 persen," tegas Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)