Anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Hillary Brigitta Lasut (kiri) saat berbincang dengan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya (kanan). Dok. Istimewa
Legislator: Kritik Harus Berdasarkan Fakta dan Etika
Achmad Zulfikar Fazli • 4 May 2026 10:41
Jakarta: Kritik terhadap pemerintah dinilai penting dalam sistem demokrasi. Namun, kritik harus didasarkan pada fakta dan etika.
Hal ini disampaikan anggota DPR dari Fraksi Partai Demokrat Hillary Brigitta Lasut dalam menyikapi pernyataan Amien Rais soal Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, yang terkonfirmasi berbasis hoaks. Hillary menegaskan demokrasi memberikan ruang luas untuk kritik, namun harus tetap berpijak pada fakta dan etika.
“Kita semua sepakat bahwa kritik itu penting. Tapi ketika tuduhan disampaikan tanpa dasar yang jelas, itu bukan kritik, itu serangan yang berpotensi menjadi fitnah,” kata Hillary dalam keterangannya, Senin, 4 Mei 2026.
?Hillary menyayangkan tokoh sekaliber Amien Rais seharusnya bisa memfilter informasi sebelum dikonsumsi khalayak luas. Dia menekankan figur publik memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga kualitas informasi, bukan menjadi sumber spekulasi dengan asumsi yang tidak terverifikasi.
“Figur publik seharusnya menjadi penjaga kualitas informasi, bukan justru menjadi sumber spekulasi. Ruang publik kita tidak boleh dipenuhi asumsi yang tidak terverifikasi,” tegas dia.
Dia meminta narasi-narasi yang tidak mendasar itu untuk dapat dipertanggungjawabkan dengan bukti yang konkret. Sebab, hal ini menyangkut pada integritas seseorang.

Ilustrasi kritik. Foto: Media Indonesia
Baca Juga:
Jaga Demokrasi, Kritik Mesti Berbasis Fakta |
Di samping itu, dia menegaskan Letkol Teddy selama ini sudah menjalankan tugas dengan baik. Dia juga sangat cepat dalam menangani berbagai laporan masyarakat.
“Saya saksi hidup bagaimana gerak cepat Seskab dalam menangani laporan masyarakat. Salah satunya adalah kasus ketidakadilan yang menimpa seorang anak dari wilayah perbatasan, yang akhirnya mendapatkan keadilan berkat respons cepat beliau,” ungkap Hillary.
Hillary juga mengingatkan para politikus agar agar tetap menjaga kompas moral dalam berkompetisi. “Apabila ada persaingan politik, berlomba-lombalah dalam membantu masyarakat. Jangan sampai ketidakmampuan bersaing secara sehat membuat kita kehilangan hati nurani,” kata dia.