Wakil Ketua II MRP Max Ohee (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Majelis Rakyat Papua Imbau Warga Tak Terprovokasi Isu Demo 1 Mei
Silvana Febiari • 30 April 2026 23:56
Jayapura: Majelis Rakyat Papua (MRP) mengimbau seluruh masyarakat di Bumi Cenderawasih tidak terprovokasi isu-isu yang didorong oleh kelompok tertentu. Imbauan tersebut terkait rencana aksi demonstrasi pada 1 Mei 2026.
Wakil Ketua II Majelis Rakyat Papua (MRP) Max Ohee mengatakan 1 Mei merupakan hari kembalinya Irian Barat (Papua) ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Kemajuan pembangunan di Papua saat ini merupakan bukti dari perhatian pemerintah terhadap masyarakat di Bumi Cenderawasih tersebut," katanya, dilansir dari Antara, Kamis, 30 April 2026.
Baca Juga :
Pihaknya tidak dapat membayangkan jika Papua tidak menjadi bagian dari NKRI. Menurutnya, kondisi tersebut akan menimbulkan pertanyaan apakah masyarakat masih bisa hidup secara normal atau tidak.
"Kami berharap dari momentum hari integrasi yang diperingati masyarakat Papua setiap 1 Mei, pemerintah dapat lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan yang diambil," ujarnya.

Wakil Ketua II MRP Max Ohee (ANTARA/Ardiles Leloltery)
Ia menjelaskan pemerintah daerah harus fokus memperhatikan masyarakat. Hal itu dilakukan melalui kebijakan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat.
"Kami juga mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pemuda di daerah ini agar mampu menjadi pilar penyejuk di tengah dinamika sosial yang berkembang," ungkapnya.
Pihaknya berharap setiap persoalan dapat diselesaikan melalui ruang dialog yang konstruktif.