Pertama Kalinya Kebumen Jadi Tuan Rumah Summer School Geokonservasi

Bupati Kebumen Lilis Nuryani (ke-6 dari kiri) berfoto bersama perwakilan peserta Summer School Geokonservasi 2026 dalam Gala Dinner, Jumat, 8 Mei 2026. Foto: Istimewa

Pertama Kalinya Kebumen Jadi Tuan Rumah Summer School Geokonservasi

Surya Perkasa • 13 May 2026 11:44

Kebumen: Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, menjadi pusat diplomasi keilmuan konservasi geologi karena Summer School Geokonservasi 2026 sepanjang 3-11 Mei 2026 di Luk Ulo Karangsambung Geological Campus. Acara yang diinisiasi Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB) ini menjadi simbol kolaborasi global untuk memperkuat posisi Geopark Kebumen di kancah internasional.

Bupati Kebumen, Lilis Nuryani, menyambut hangat seluruh peneliti nasional hingga mancanegara dalam Gala Dinner pada Jumat, 8 Mei 2026, di Pendopo Kabumian. Dia bersyukur Kabupaten Kebumen dipilih menjadi laboratorium alam global untuk penelitian lapangan pembangunan berkelanjutan yang tetap menjunjung tinggi kearifan lokal. 

"Terima kasih telah menjadikan kabupaten kami tempat belajar yang menyenangkan," kata Bupati Lilis dalam sambutannya.

Dia berharap kegiatan ini dapat semakin mengenalkan Kebumen di tingkat dunia. Sebab, peserta yang hadir juga berasal dari negara sahabat seperti Aljazair, Pakistan, Malaysia, Jepang, Austria, hingga Prancis.

Dia juga menyatakan komitmen Kabupaten Kebumen akan selalu terbuka bagi para peneliti bumi. Lilis mengajak para pakar terus mengeksplorasi alam dan sejarah Kebumen. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kebumen akan selalu terbuka, mendukung setiap inovasi, dan menyambut baik pertukaran pengetahuan seperti Summer School Geokonservasi 2026 ini.

"Saya berharap sekembalinya dari sini, Anda semua membawa ilmu, kenangan manis, serta cerita indah tentang Kabupaten Kebumen ke negara masing-masing," tegas Bupati Lilis.
 


Kehangatan Kabumian ini juga tercermin lewat penampilan Tari Lawet dari Sanggar Keysa dan alunan paduan suara SMAN 1 Kebumen yang membuka rangkaian Gala Dinner Summer School Geokonservasi 2026. Kesenian ini berhasil memukau tamu undangan yang hadir.

Bupati Lilis juga menyerahkan sertifikat penghargaan sebagai bentuk apresiasi Pemkab Kebumen kepada seluruh peserta Summer School.


Bupati Kebumen Lilis Nuryani menyerahkan sertifikat apresiasi kepada Muhammad Aarif, akademisi asal Pakistan yang memberikan policy brief hasil Summer School Geokonservasi 2026. Foto: Istimewa

 

Ikatan peneliti dan bumi Kebumen


Dekan Fakultas Ilmu Bumi dan Teknologi ITB, Dr. techn. Dudy Darmawan Wijaya, S.T., M.Sc., menyebut peneliti dan peserta Summer School Geokonservasi 2026 sudah memiliki ikatan yang mendalam dengan bumi Kebumen. Karangsambung tak sekadar objek penelitian, tapi sudah menjadi bagian identitas ilmuwan geologi.

"Bagi kami, Kebumen, khususnya Karangsambung, sudah bukan lagi sekadar ruang intelektual, tetapi telah menjadi ruang batin, emosional, bahkan spiritual," kata Dudy.

Dia mengatakan, Summer School Geokonservasi 2026 tak hanya meninggalkan jejak akademik, tetapi menghasilkan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah. Kolaborasi akademisi internasional dan lokal ini berbuah penyerahan rekomendasi kebijakan (policy brief) kepada Pemkab Kebumen.

Policy brief tersebut diserahkan perwakilan akademisi asal Pakistan, Muhammad Aarif. Naskah ini memuat hasil observasi lapangan mengenai pembangunan berkelanjutan yang tetap menjunjung tinggi kearifan lokal Kebumen.

"Kami berharap apa yang kami rancang dapat menjadi bahan acuan bagi pemerintah daerah dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam," kata Aarif.

Wakil Dekan 1 Bidang Akademik dan Penelitian UNS, Dr. Likha Sari Anggreni, S.Sos., M.Soc.Sc., mengapresiasi keterlibatan peneliti internasional dalam program ini. Ia menekankan pentingnya transformasi digital dan pemberdayaan komunitas lokal dalam mengelola potensi daerah.


Bupati Kebumen Lilis Nuryani berbincang dengan peserta Summer School Geokonservasi 2026 dalam rangkaian kegiatan workshop pada 7 Mei 2026. Foto: Istimewa
 

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Surya Perkasa)