Petugas memanjat menara air di Pasuruan, Selasa, 28 Juli 2026. ANTARA/HO-Pemkab Pasuruan
Pemkab Pasuruan Perluas Akses Air Bersih di Sejumlah Desa
Silvana Febiari • 28 July 2026 20:20
Pasuruan: Pemerintah Kabupaten (Pamkab) Pasuruan membangun enam menara air pada tahun ini. Pembangunan tersebut dilakukan untuk memperluas akses air bersih bagi warga di sejumlah desa yang masih kesulitan mendapatkan layanan air.
Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Pasuruan Widya Purwanti mengatakan program penyediaan dan pengelolaan air bersih dilakukan di sejumlah desa. Lokasinya meliputi Desa Tambaksari dan Jatisari di Kecamatan Purwodadi, Desa Sibon di Kecamatan Pasrepan, Desa Klangrong dan Lorokan di Kecamatan Kejayan, serta Desa Kenep di Kecamatan Beji.
"Kami sudah menyelesaikan pembangunan di lima desa, sedangkan menara air di Desa Lorokan, Kecamatan Kejayan, masih dalam proses pengerjaan," kata Widya, dilansir dari Antara, Selasa, 28 Juli 2026.
Baca Juga :
Pembangunan menara air tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Pasuruan serta sebagian berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2026. Selain membangun menara air, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang juga memasang jaringan perpipaan dan sambungan rumah agar air bersih dapat langsung dimanfaatkan masyarakat.
Air dipompa dari sumur menuju menara penampung sebelum dialirkan melalui jaringan perpipaan ke rumah-rumah warga di kawasan penerima manfaat. Setiap menara memiliki kapasitas delapan meter kubik atau 8.000 liter air bersih yang diperkirakan mampu melayani kebutuhan sekitar 200 kepala keluarga, bergantung pada jumlah warga di setiap lingkungan.

Ilustrasi musim kemarau. Foto: Pexels.
Pemkab Pasuruan menyiapkan pembangunan menara air di Desa Kedungpengaron, Kecamatan Kejayan, dan Desa Watuprapat, Kecamatan Nguling. Pemerintah juga membangun bak penampung berkapasitas 200 meter kubik di Desa Watulumbung, Kecamatan Lumbang.
"Seluruh proyek lanjutan tersebut saat ini masih berada pada tahap persiapan pelaksanaan sebelum memasuki proses konstruksi," ujarnya.