Penyebab Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru Akibat Korsleting Listrik

Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Radio Dalam Raya Blok Langgar 2, RT 01/RW 08, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 26 Juli 2026. Foto: Dok. Damkar DKI Jakarta.

Penyebab Kebakaran Rumah di Kebayoran Baru Akibat Korsleting Listrik

Fachri Audhia Hafiez • 26 July 2026 19:58

Jakarta: Kebakaran melanda sebuah rumah kontrakan di Jalan Radio Dalam Raya Blok Langgar 2, RT 01/RW 08, Kelurahan Gandaria Utara, Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu, 26 Juli 2026. Peristiwa tersebut diduga kuat dipicu oleh fenomena kelistrikan atau korsleting dari area dapur.

"Laporan kejadian kami terima dari Satgas Gandaria Utara pada pukul 17.21 WIB. Unit pengerahan awal dari Sektor Kramat Pela tiba di lokasi pukul 17.29 WIB dan langsung memulai operasi pemadaman," tulis laporan resmi Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan DKI Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026.
 


Insiden berawal sekitar pukul 17.16 WIB ketika salah seorang warga melihat kepulan asap membubung tinggi dari arah dapur rumah kontrakan tersebut. Warga bersama penghuni sekitar langsung mendekati lokasi untuk memastikan sumber api.

Saat ditemukan, bangunan kontrakan tersebut berada dalam posisi terkunci dan ditinggal pergi oleh pemiliknya. Warga setempat berinisiatif mendobrak pintu bangunan dan berupaya memadamkan kobaran api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR).

Ilustrasi kebakaran. Foto: Dok. Antara.

Melihat kobaran api yang tak kunjung padam, ketua RT setempat langsung menghubungi petugas Satgas Kelurahan Gandaria Utara untuk meminta bantuan penanganan armada pemadam kebakaran.

Untuk memadamkan api, sebanyak 5 unit armada pemadam kebakaran beserta 29 personel dikerahkan ke tempat kejadian perkara (TKP). Kobaran api berhasil dilokalisir pada pukul 17.24 WIB dan dilanjutkan dengan proses pendinginan pada pukul 17.42 WIB.

Seluruh operasi pemadaman dinyatakan selesai secara total pada pukul 17.50 WIB tanpa merambat ke bangunan di sekitarnya.

(Fachri Audhia Hafiez)