PT JIEP Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi di Kawasan Industri Pulogadung

Ilustrasi Kawasan Industri Pulogadung yang dikelola PT JIEP. Foto: Dok istimewa

PT JIEP Kembangkan Pengelolaan Sampah Berbasis Teknologi di Kawasan Industri Pulogadung

Eko Nordiansyah • 24 July 2026 10:55

Jakarta: PT Jakarta Industrial Estate Pulogadung (Perseroda) atau PT JIEP mempertegas komitmen dalam pengelolaan sampah di Kawasan Industri Pulogadung melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Non-Disclosure Agreement (NDA) bersama PT Morego Green Indonesia.

Penandatanganan ini menjadi langkah awal kerja sama dalam mengembangkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terintegrasi dan berkelanjutan. Direktur Utama PT JIEP, Dharma Satriadi, menyampaikan, pengelolaan sampah merupakan salah satu isu strategis yang perlu ditangani melalui kolaborasi lintas sektor.

"Sejalan dengan arahan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Pergub Nomor 102 Tahun 2021, PT JIEP berkomitmen mendukung upaya pengurangan sampah yang berakhir di TPST Bantargebang sekaligus menciptakan nilai tambah melalui pengelolaan sampah yang lebih optimal," ujar Dharma dalam keterangan tertulis, Jumat, 24 Juli 2026.

Kolaborasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen kedua perusahaan dalam mendukung implementasi Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 102 Tahun 2021 tentang Kewajiban Pengelolaan Sampah di Kawasan dan Perusahaan, serta mendorong pengurangan volume sampah yang dikirim ke TPST Bantargebang.



(Penandatanganan MoU dan Non-Disclosure Agreement (NDA) PT JIEP bersama PT Morego Green Indonesia. Foto: Dok istimewa)

Pemanfaatan sampah agar memiliki nilai ekonomi

Lebih lanjut, Dharma menjelaskan, kerja sama ini tidak hanya berfokus pada aspek pengurangan timbulan sampah di Kawasan Industri Pulogadung. Menurutnya, kolaborasi pengelolaan sampah secara mandiri ini membuka peluang pemanfaatan sampah sebagai sumber daya yang memiliki nilai ekonomi.

"Melalui proses kajian yang akan dilakukan bersama PT Morego Green Indonesia, diharapkan dapat dirumuskan model pengelolaan sampah yang sesuai dengan karakteristik kawasan industri serta memberikan manfaat bagi tenant maupun lingkungan," ungkap Dharma.

Chairman PT Morego Green Indonesia, Wing Indrasmoro menyampaikan, kolaborasi ini merupakan kesempatan untuk menghadirkan inovasi pengelolaan sampah berbasis teknologi yang mampu mendukung terciptanya kawasan industri yang lebih efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

"Kami percaya sinergi PT Morego Green Indonesia dan PT JIEP dapat menghasilkan solusi pengelolaan sampah yang tidak hanya mampu mengurangi beban lingkungan, tetapi juga menciptakan manfaat ekonomi melalui optimalisasi pemanfaatan sumber daya yang selama ini belum dimaksimalkan," ujar dia.

(Eko Nordiansyah)