Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno. Foto: Antara.
Pemprov DKI Berkomitmen Fasilitasi Pengembangan Budaya Betawi
Anggi Tondi Martaon • 11 April 2026 11:09
Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen memfasilitasi pengembangan budaya Betawi. Hal itu dilakukan dengan membantu perbaikan fasilitas serta mendorong peningkatan kapasitas masyarakat dalam mengembangkan budaya Betawi sekaligus memperkuat ekonomi warga.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno berharap masyarakat dapat terus berkreasi. Termasuk menciptakan motif batik khas Betawi yang merepresentasikan perjalanan lima abad ibu kota.
“Inisiatif seperti ini menjadi penting. Sebagai kota global, Jakarta tidak boleh melupakan akar budayanya. Justru dari kekayaan budaya itulah jati diri kota ini tumbuh dan diwariskan. Budaya bukan sekadar warisan, melainkan ruh yang memberi makna dalam setiap perkembangan Jakarta,” kata Rano dikutip dari Antara, Sabtu, 11 April 2026.
DKI 2 itu berkesempatan menghadiri peluncuran Batik Betawi khas Sukapura di Kampung Budaya Betawi Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Jumat, 10 April 2026. Dia pun menilai keberadaan kawasan budaya, seperti Kampung Budaya Betawi Sukapura, memiliki peran penting dalam menjaga tradisi.
"Kegiatan membatik ini bisa menghidupi warga di sini. Karena itu, saya mengimbau agar semakin berkembang," ungkap Rano.
Eks Wakil Gubernur Banten itu juga berharap agar Batik Betawi khas Sukapura tidak hanya dikenal di Jakarta, tetapi juga mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Ilustrasi budaya Betawi. Foto: Antara.
Untuk itu, kolaborasi antara pemerintah, perajin, pelaku usaha, pegiat budaya, dan generasi muda harus terus diperkuat sehingga warisan budaya tersebut semakin berkembang dan membanggakan.
Dalam kesempatan itu, Rano turut mengapresiasi penampilan seni warga, termasuk anak-anak. Ia optimistis melalui pembinaan yang berkelanjutan, mereka dapat tampil di ruang publik yang lebih luas.