Protes terhadap FIFA untuk mengeluarkan Israel dari keanggotaan. Foto: Anadolu
Asosiasi Sepak Bola Palestina Kritik FIFA karena Dinilai Pasif terhadap Israel
Muhammad Reyhansyah • 4 August 2026 11:29
Al-Ram: Asosiasi Sepak Bola Palestina (PFA) menuduh FIFA gagal menerapkan aturan organisasinya terhadap Israel.
PFA menyebut badan sepak bola dunia itu telah bertahun-tahun tidak mengambil tindakan meski sepak bola Palestina mengalami kerusakan besar akibat perang di Gaza.
Dalam pernyataan yang dirilis Senin, 3 Agustus 2026, PFA mengatakan lebih dari 1.013 pemain, pelatih, wasit, ofisial, dan anggota komunitas sepak bola Palestina tewas selama perang di Gaza. PFA juga menyebut stadion, fasilitas latihan, dan infrastruktur sepak bola di wilayah tersebut mengalami kehancuran.
PFA turut mengkritik FIFA karena dinilai tidak mengambil tindakan terhadap klub-klub Israel yang bermarkas di permukiman Israel di wilayah Palestina yang diduduki. Menurut PFA, pengaduan yang telah diajukan selama lebih dari 15 tahun belum juga diselesaikan.
"Diam ketika dugaan genosida disaksikan secara langsung sama dengan menjadi pihak yang turut bertanggung jawab," demikian pernyataan PFA, dikutip dari Anadolu.
PFA menambahkan bahwa sepak bola Palestina "tidak lagi bisa menerima janji sebagai pengganti tindakan." FIFA sendiri belum memberikan tanggapan atas pernyataan tersebut.
Menurut otoritas Palestina, serangan Israel di Gaza terus berlanjut meski gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober 2025. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya 1.250 warga Palestina dan melukai 4.110 lainnya.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sebelumnya memperkirakan sekitar 90 persen infrastruktur sipil di Gaza mengalami kerusakan akibat konflik, dengan kebutuhan biaya rekonstruksi mencapai sekitar USD70 miliar.