Pembangunan SDM Dinilai Fondasi Utama Kemajuan Timor Tengah Utara

Anggota DPR Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat. Dok. Istimewa

Pembangunan SDM Dinilai Fondasi Utama Kemajuan Timor Tengah Utara

Achmad Zulfikar Fazli • 21 July 2026 22:08

Timor Tengah Utara: Anggota DPR Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat menyerap aspirasi masyarakat dan berdiskusi mengenai arah pembangunan daerah di Desa Oesena, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Dalam dialog, Viktor menegaskan setiap kunjungan ke daerah pemilihan merupakan bagian dari tanggung jawabnya memastikan setiap persoalan dan kebutuhan masyarakat dapat diperjuangkan melalui fungsi legislasi, pengawasan, dan penganggaran di DPR.

“Kehadiran saya di Desa Oesena adalah untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat sekaligus memahami kebutuhan riil yang dihadapi warga Timor Tengah Utara sebagai bagian dari Daerah Pemilihan NTT II yang saya wakili,” ujar Viktor dalam keterangan tertulis, Selasa, 21 Juli 2026.

Menurut Viktor, semangat pengabdian kepada masyarakat telah menjadi nilai yang dipegangnya sejak kecil dan terus menjadi landasan dalam setiap amanah yang dijalankan.

“Sejak kecil orang tua mengajarkan saya untuk hidup bagi sesama. Apa pun jabatan yang saya emban hanyalah sarana untuk mengabdi. Bahkan ketika kehidupan saya masih sederhana, saya sudah berusaha membantu biaya pendidikan orang lain. Prinsip itu tidak pernah berubah,” kata Viktor.

Dalam kesempatan tersebut, Viktor menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama kemajuan Timor Tengah Utara. Dia menilai investasi terbesar yang harus dilakukan adalah mempersiapkan generasi yang sehat, berkarakter, berpendidikan, dan mampu bersaing di tingkat global.

Perhatian khusus juga diberikan kepada peningkatan kualitas perempuan. Menurut dia, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga sekaligus menentukan kualitas generasi masa depan.

“Perempuan yang cerdas akan melahirkan keluarga dan generasi yang kuat. Karena itu saya ingin semakin banyak perempuan TTU memperoleh kesempatan belajar hingga ke luar negeri, lalu kembali menjadi pemimpin di daerahnya sendiri,” ujar Viktor.

Selain pembangunan manusia, Viktor menyoroti pentingnya penanganan stunting, peningkatan layanan kesehatan, dan pemerataan pendidikan sebagai agenda pembangunan yang harus terus diperkuat.

“Anak-anak harus tumbuh sehat, memiliki karakter yang baik, dan memperoleh pendidikan yang berkualitas. Tanpa sumber daya manusia yang unggul, pembangunan fisik tidak akan membawa perubahan yang berarti,” kata Viktor.

Viktor juga mengapresiasi berbagai kemajuan pembangunan yang mulai terlihat di Kabupaten Timor Tengah Utara, terutama pada sektor infrastruktur dan konektivitas. Menurut dia, keberlanjutan pembangunan menjadi faktor penting agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.

“Perkembangan seperti ini lahir dari kepemimpinan yang memiliki visi jauh ke depan. Program-program yang baik harus terus dilanjutkan dan disempurnakan oleh siapa pun yang memimpin, sehingga pembangunan memberikan manfaat yang berkesinambungan bagi masyarakat,” ujar Viktor.

Pada sektor ekonomi, Viktor mengajak masyarakat membangun budaya kerja produktif dan memanfaatkan potensi daerah melalui pertanian, peternakan, perikanan, serta industri kecil yang mampu menghasilkan nilai tambah.

“Kita harus meninggalkan pola pikir bahwa semua orang harus bekerja di kantor. Pertanian, peternakan, perikanan, dan industri kecil memiliki potensi ekonomi yang sangat besar apabila dikelola secara profesional,” kata Viktor.

Dia menilai komoditas pertanian TTU seperti pisang, melon, semangka, dan berbagai hasil panen lainnya memiliki peluang besar apabila diolah melalui industri rumah tangga maupun usaha kecil berbasis teknologi.

“Kita tidak boleh terus menjual hasil panen dalam bentuk mentah. Dengan teknologi yang kini semakin mudah dijangkau, masyarakat dapat mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai tambah, meningkatkan pendapatan, sekaligus mengurangi kerugian akibat hasil panen yang cepat rusak,” ujar Viktor.

Oleh karena itu, Viktor mendorong modernisasi pertanian melalui pemanfaatan alat, mesin, dan teknologi agar produktivitas petani terus meningkat.

“Pertanian masa depan harus bertumpu pada inovasi dan ilmu pengetahuan. Petani perlu didukung dengan teknologi yang sesuai agar mampu menghasilkan produk yang lebih berkualitas dan memiliki daya saing,” kata Viktor.

Di bidang pendidikan, Viktor mendorong generasi muda TTU untuk memperluas pilihan pendidikan ke bidang vokasi, teknik, manufaktur, dan teknologi sebagai kebutuhan masa depan Indonesia.

“Indonesia membutuhkan generasi yang mampu menciptakan mesin, membangun industri, dan menghasilkan inovasi, bukan hanya menjadi pengguna teknologi,” ujar Viktor.

Dia juga mengajak anak-anak muda menguasai bahasa Inggris dan bahasa Mandarin sebagai bekal memasuki dunia pendidikan, teknologi, perdagangan, dan jejaring internasional.

“Saya berharap semakin banyak anak muda TTU memperoleh kesempatan belajar ke luar negeri, khususnya ke China, mempelajari teknologi dan industri, kemudian kembali membangun daerahnya sendiri,” kata Viktor.

Anggota DPR Fraksi Partai NasDem Viktor Bungtilu Laiskodat menyerap aspirasi masyarakat dan berdiskusi mengenai arah pembangunan daerah di Desa Oesena, Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT). Dok. Istimewa

Menurut dia, masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain apabila memperoleh akses pendidikan dan kesempatan yang sama.

“Orang Timur tidak kalah cerdas dibandingkan siapa pun. Yang sering kali kurang hanyalah kesempatan. Ketika kesempatan itu datang, manfaatkanlah sebaik mungkin,” ujar Viktor.

Viktor juga mengingatkan tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia sdipengaruhi dinamika global, termasuk konflik internasional dan perlambatan ekonomi dunia yang berdampak terhadap ruang fiskal pemerintah.

“Kondisi itu tentu berdampak pada berbagai program pembangunan. Namun kita tidak boleh kehilangan semangat. Setiap kebijakan harus terus dievaluasi agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” kata Viktor.

Menutup dialog, Viktor mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan, membangun budaya gotong royong, serta terus berkolaborasi dalam mendorong kemajuan Timor Tengah Utara. Kemajuan Timor Tengah Utara hanya dapat dicapai apabila pemerintah dan masyarakat berjalan bersama.

"Terima kasih atas seluruh aspirasi yang telah disampaikan. Semua masukan akan kami tindak lanjuti bersama tim. Saya berharap kita terus bekerja sama membangun TTU menjadi daerah yang semakin maju, sejahtera, dan mampu melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Viktor.

(Achmad Zulfikar Fazli)