Mensos Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden

Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul saat Dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Auditorium UIN Madura, Pamekasan, Jawa Timur, Minggu (10/5/2026). ANTARA/ HO-Kemensos RI

Mensos Ajak Pengasuh Pesantren Sukseskan Program Prioritas Presiden

Achmad Zulfikar Fazli • 10 May 2026 23:57

Pamekasan: Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengajak para pengasuh pondok pesantren (Ponpes) di Pulau Madura, Jawa Timur, ikut menyukseskan program prioritas Presiden Prabowo Subianto. Khususnya, dalam pemutakhiran data dan penyelenggaraan Sekolah Rakyat.

"Saya ingin mengajak para kiai sekalian untuk ikut memutakhirkan data, ini proses pemutakhiran data, kalau kiai punya santri, santri punya informasi, silakan dimasukkan ke sistem data yang kami punya," kata Gus Ipul dalam Dialog Kolaborasi Program Prioritas Presiden di Auditorium UIN Madura, Pamekasan, Jawa Timur, dilansir dari Antara, Minggu, 10 Mei 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh para pengasuh pondok pesantren se-Madura, yakni Kabupaten Bangkalan, Sampang, Pamekasan dan Kabupaten Sumenep. Di samping itu, hadir camat, lurah/kades, pendamping PKH, operator data desa, hingga perwakilan lembaga kesejahteraan sosial.

Dalam arahannya, Gus Ipul menjelaskan data sangat krusial dalam penyelenggaraan program. Sehingga, pemutakhiran Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) penting dilakukan, supaya data akurat dan tepat sasaran.

"Alhamdulillah, Pamekasan termasuk kabupaten yang peduli terhadap data," ujar dia.

Baca Juga: 

Mensos Gus Ipul Kecam Kekerasan Seksual di Pondok Pesantren

Gus Ipul menyampaikan proses pemutakhiran data bisa dilakukan dengan dua jalur, jalur formal dari RT/RW dan lurah atau kades, kemudian ke Dinas Sosial Kabupaten/Kota dan Provinsi serta ditetapkan kepala daerah.

Di samping jalur formal, ada jalur partisipasi yang bisa diakses oleh siapa pun, melalui aplikasi Cek Bansos, pendamping, Command Center, maupun WhatsApp Center.

Dalam kesempatan ini, Gus Ipul mengajak seluruh pengasuh Ponpes yang hadir untuk ikut mendampingi penyelenggaraan program Sekolah Rakyat khususnya di Madura.

"Kami mohon doa restu untuk penyelenggaraan Sekolah Rakyat di pulau Madura, kami mohon didampingi, kami mohon diberi saran, diberi kritik, diberi masukan," ujar Gus Ipul.

Gus Ipul berharap Alim Ulama dan Kiai turut memperkuat pendidikan agama di Sekolah Rakyat, dengan melibatkan ustaz atau para pengajar agama dalam pembinaan karakter siswa.

"Kedepan saya ingin para Kyai untuk bisa memperkuat di boarding school, boarding-nya ini pembinaan karakter, dan insya Allah secara bergantian mungkin ustadz-ustadz pendidik yang ditunjuk untuk bisa mengisi,"  ujar Gus Ipul.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)