Apa Bedanya QRIS, E-Wallet, dan Mobile Banking?

Ilustrasi. Foto: Dok MI

Apa Bedanya QRIS, E-Wallet, dan Mobile Banking?

Eko Nordiansyah • 25 October 2026 16:38

Jakarta: QRIS, e-wallet, dan mobile banking menjadi sejumlah layanan yang memudahkan masyarakat melakukan transaksi keuangan secara digital. Ketiganya memungkinkan pengguna melakukan pembayaran tanpa harus membawa uang tunai. Namun, QRIS, e-wallet, dan mobile banking memiliki fungsi dan cara kerja yang berbeda.

Penggunaan ketiga layanan tersebut semakin memudahkan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari, mulai dari membayar belanjaan hingga melakukan transfer uang. Meski kerap digunakan secara bersamaan, QRIS, e-wallet, dan mobile banking bukanlah layanan yang sama. Perbedaan fungsi dan cara kerjanya penting dipahami agar masyarakat dapat memilih layanan sesuai kebutuhan transaksi.

Mengutip laman resmi Bank Indonesia (BI), QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard merupakan standar kode QR pembayaran yang dikembangkan BI untuk memfasilitasi transaksi pembayaran di Indonesia. Sementara itu, e-wallet merupakan layanan dompet elektronik untuk menyimpan instrumen pembayaran dan menampung dana. Adapun mobile banking merupakan layanan perbankan yang dapat diakses melalui perangkat seluler.

Lantas, apa saja perbedaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking?

1. QRIS untuk pembayaran menggunakan kode QR

QRIS merupakan standar pembayaran menggunakan kode QR yang memungkinkan konsumen melakukan transaksi melalui berbagai aplikasi pembayaran yang mendukung layanan tersebut.

Dengan QRIS, masyarakat tidak perlu menggunakan aplikasi yang sama dengan pedagang untuk melakukan pembayaran. Konsumen cukup memindai kode QR menggunakan aplikasi pembayaran yang kompatibel, kemudian memasukkan nominal transaksi jika diperlukan dan mengonfirmasi pembayaran.

QRIS dapat digunakan untuk berbagai transaksi, mulai dari membeli makanan, berbelanja di toko, hingga membayar jasa di pedagang yang menyediakan kode QRIS.

Dalam penggunaannya, QRIS tidak berfungsi sebagai tempat penyimpanan uang. QRIS menjadi metode pembayaran yang menghubungkan aplikasi pembayaran konsumen dengan pedagang.
(Ilustrasi mobile banking. Foto: Dok Metrotvnews.com)

2. E-wallet untuk menyimpan saldo dan melakukan transaksi

E-wallet atau electronic wallet merupakan layanan dompet elektronik yang dapat digunakan untuk menyimpan dana atau instrumen pembayaran secara elektronik.

Mengutip Kamus Hukum JDIH Kementerian Keuangan, dompet elektronik merupakan layanan elektronik untuk menyimpan data instrumen pembayaran yang dapat menampung dana dan digunakan untuk melakukan pembayaran.

Dalam praktiknya, e-wallet umumnya memungkinkan pengguna mengisi saldo terlebih dahulu sebelum menggunakannya untuk bertransaksi. Pengguna juga dapat memanfaatkan fitur lain yang tersedia, seperti pembayaran tagihan, pembelian pulsa, dan transaksi belanja daring.

Sejumlah contoh layanan e-wallet yang dikenal masyarakat antara lain DANA, GoPay, OVO, dan ShopeePay.

Berbeda dari QRIS yang merupakan standar pembayaran, e-wallet berfungsi sebagai layanan dompet elektronik. E-wallet juga dapat digunakan untuk membayar melalui QRIS apabila aplikasi tersebut mendukung fitur pembayaran QRIS.

3. Mobile banking untuk mengakses layanan perbankan

Mobile banking merupakan layanan perbankan yang memungkinkan nasabah mengakses rekening dan melakukan berbagai transaksi melalui aplikasi di ponsel.

Mengutip BNI Experience, mobile banking memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan transaksi perbankan, seperti mengecek saldo, mentransfer dana, dan membayar tagihan tanpa harus datang langsung ke kantor cabang atau ATM.

Beberapa contoh aplikasi mobile banking di Indonesia antara lain wondr by BNI, Livin’ by Mandiri, dan BRImo.

Berbeda dari e-wallet yang umumnya menggunakan saldo dompet elektronik, mobile banking memungkinkan nasabah bertransaksi menggunakan rekening bank yang terhubung dengan aplikasi. Fitur yang tersedia bergantung pada layanan masing-masing bank.

Mobile banking juga dapat digunakan untuk melakukan pembayaran melalui QRIS apabila aplikasi bank tersebut menyediakan fitur QRIS.

Perbedaan QRIS, e-wallet, dan mobile banking

Secara sederhana, perbedaan ketiganya terletak pada fungsi dan perannya dalam transaksi digital.

QRIS merupakan standar pembayaran menggunakan kode QR. E-wallet berfungsi sebagai dompet elektronik untuk menyimpan dana atau instrumen pembayaran, sedangkan mobile banking menyediakan akses ke layanan perbankan melalui aplikasi.

Ketiganya juga dapat digunakan dalam satu transaksi. Misalnya, saat membeli makanan di restoran, konsumen dapat memindai kode QRIS menggunakan aplikasi e-wallet atau mobile banking yang mendukung fitur tersebut.

Dengan demikian, QRIS bukan aplikasi dompet digital ataupun aplikasi perbankan. QRIS merupakan standar pembayaran, sedangkan e-wallet dan mobile banking merupakan layanan yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi digital sesuai fitur yang tersedia. (Selsha Septifanie Gunawan)

(Eko Nordiansyah)