Budi daya ikan jadi peluang usaha bagi komunitas penyandang disabilitas. Foto: dok istimewa.
Budi Daya Ikan Jadi Peluang Usaha bagi Komunitas Penyandang Disabilitas
Ade Hapsari Lestarini • 28 September 2026 17:17
Bogor: Komunitas penyandang disabilitas dibekali keterampilan budi daya ikan air tawar sebagai upaya membuka peluang usaha dan mendukung kemandirian ekonomi.
Adapun tujuan program pelatihan tersebut yakni memberdayakan penyandang disabilitas melalui pelatihan dan pendampingan budi daya ikan air tawar agar mandiri secara ekonomi. Kemudian menggalang sinergi antara insan pers, korporasi, dan komunitas penyandang disabilitas dalam mendukung ketahanan pangan.
Selanjutnya, menciptakan model pemberdayaan inklusif yang dapat direplikasi di daerah lain. Serta meningkatkan kepedulian publik terhadap potensi dan peran penyandang disabilitas melalui pemberitaan positif.
"Melalui momentum HUT ke-9 WMI 2026, perkumpulan para jurnalis dari berbagai media massa nasional ini menginisiasi program pemberdayaan penyandang disabilitas dari komunitas Disabled Motorcycle Community (DMC) Jabodetabek melalui budi daya ikan air tawar sebagai bentuk pengabdian nyata untuk bangsa," ujar Ketua Pelaksana HUT Ke-9 WMI, Rama Julian Saputra, dalam keterangan tertulis, Senin, 28 September 2026.
Buka ruang kolaborasi
Perwakilan DMC Frengky Widagdo mengatakan pelatihan tersebut memberikan pengetahuan yang dapat dipraktikkan oleh anggota komunitas.
"Kami sangat senang diundang WMI. Kami dapat ilmu berkat diberikan teori dan praktek pelatihan budidaya ikan air tawar. Ilmu yang bermanfaat kami dapat akan kami praktikkan nanti untuk belajar dan kami bisa menciptakan ekonomi mandiri," ujar Frengky.
Menurut dia, keterampilan tersebut dapat menjadi salah satu pilihan kegiatan produktif bagi anggota komunitas.
Selain program pemberdayaan, WMI memberikan santunan kepada 30 anak yatim dan piatu dalam rangkaian kegiatan tersebut.
Kegiatan juga melibatkan perwakilan korporasi dan sejumlah pemangku kepentingan. Perwakilan PetroChina, Wasis, mengatakan kegiatan tersebut dapat menjadi ruang kolaborasi antara komunitas, dunia usaha, dan kelompok penyandang disabilitas.
"Kami melihat kegiatan yang begitu positif selalu muncul dari teman-teman WMI. Di ulang tahun WMI ke-9, saya mengucapkan agar WMI terus maju dan memberikan energi positif untuk orang lain. Saya melihat ada komunitas difabel yang sangat luar biasa bisa kumpul di sini dan diberikan edukasi pelatihan keterampilan budidaya ikan air tawar untuk menciptakan ekonomi mandiri," kata Wasis.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan fun fishing yang diikuti anggota WMI, perwakilan korporasi, penyandang disabilitas, anak yatim dan piatu, serta pekerja lokal.