Tarif TransJakarta  dan TransJabodetabek Naik per 1 Januari 2027

Ilustrasi TransJakarta. Foto- Antara

Tarif TransJakarta dan TransJabodetabek Naik per 1 Januari 2027

Achmad Zulfikar Fazli • 29 September 2026 18:03

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menaikkan tarif TransJakarta dan TransJabodetabek per 1 Januari 2027. Pemprov DKI juga memperluas penerima kartu layanan transportasi layanan gratis dari 15 menjadi 21 golongan.

“Dengan jujur saya harus mengatakan, 1 Januari juga akan ada beberapa penyesuaian tarif harga untuk TransJakarta maupun TransJabodetabek,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat memberi sambutan dalam acara Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, dilansir dari Antara, Selasa, 29 September 2026.

Penambahan golongan tersebut antara lain pendamping penyandang disabilitas, warga Jakarta yang berstatus pencari kerja, pasien rujukan, pelajar atau mahasiswa tidak mampu di luar Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), UMKM binaan, hingga korban bencana.

Menurut dia, transportasi Jakarta sudah terintegrasi hingga 93 persen. Untuk memaksimalkan penggunaannya, Pramono menilai perlu pengaturan transportasi yang lebih baik.

“Maka LRT, MRT, Transjakarta, Transjabodetabek, KRL, Mikrotrans, JakLingko dan sebagainya, pengaturannya saya minta kepada Dinas Perhubungan dan juga dengan BUMD terkait untuk dilakukan perbaikan dari waktu ke waktu,” papar Pramono.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo usai menghadiri acara Hari Perhubungan Nasional tingkat Provinsi DKI Jakarta 2026 di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Selasa (29/9/2026). ANTARA/Lifia Mawaddah Putri

Terkait pengumuman kenaikan tarif TransJakarta, dia menyampaikan sejak dini agar sosialisasi kepada masyarakat berjalan baik. Namun, pihaknya pasti akan mempertimbangkan tarif dengan bijak dan tidak memberatkan masyarakat.

“Tetapi yang jelas, di dalam menentukan tarif itu, kami pasti mempertimbangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. Sehingga tidak membebani bagi masyarakat. Dan, saya yakin tarif ini dibandingkan dengan tarif di sekitar Jakarta, masih menjadi tarif yang paling murah,” ujar Pramono.

(Achmad Zulfikar Fazli)