Wamenkes Sebut Peran Keluarga Kunci Utama Kesehatan Jiwa Anak

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina.

Wamenkes Sebut Peran Keluarga Kunci Utama Kesehatan Jiwa Anak

Metro TV • 11 October 2026 14:02

Jakarta: Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Dante Saksono Harbuwono menekankan pentingnya peran keluarga dalam mendeteksi serta mendampingi anak-anak. Khususnya anak-anak yang menghadapi tantangan kejiwaan agar tidak merasa terisolasi.

“Peran keluarga untuk menjadi motivator, melakukan pemberdayaan, dan mengatasi masalah kejiwaannya menjadi kunci untuk anak tersebut bisa memberdayakan masa depannya,” kata Dante di Kantor Kemenkes, Jakarta Selatan, Minggu, 11 Oktober 2026.
 


Dante menjelaskan, pendampingan yang tepat sejak dini dari orang tua mampu membuka ruang tumbuh kembang yang setara bagi anak untuk meraih cita-cita tanpa harus terbebani oleh stigma masalah mental.

“Karena keluarga yang peduli akan kesehatan jiwa anak-anaknya menjadi motivator untuk anak-anak tersebut. Anak-anak yang mengalami masalah kejiwaan pada hari ini tidak menentukan masa depannya nanti,” tutur Dante.

Selain mendorong pendekatan emosional dari keluarga, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperkuat deteksi dini di tingkat pelayanan primer melalui pengintegrasian skrining kesehatan jiwa ke dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Langkah tersebut ditindaklanjuti dengan penerbitan buku saku khusus bagi tenaga kesehatan (nakes) guna mengatasi keraguan dalam memberikan penanganan awal kepada pasien.


Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono. Foto: Metrotvnews.com/Afifah Alfina. 

“Bu Dirjen dan timnya sudah memberikan atensi yang cukup besar karena dari CKG yang kita dapat, kita menemukan masalah kesehatan jiwa. Nah, untuk memberikan pelayanan dan penyelesaian terhadap masalah kesehatan jiwa dari CKG itu, Bu Dirjen sudah menampilkan empat buku saku,” ujar Dante.

Empat buku saku tersebut didistribusikan ke berbagai fasilitas kesehatan tingkat pertama agar petugas dapat memberikan intervensi serta penyuluhan yang tepat sasaran kepada masyarakat.

“Empat buku saku ini nanti dibagikan ke puskesmas-puskesmas yang menjadi petunjuk kalau mereka mengalami gejala model tertentu. Ada empat buku saku yang tadi sudah kita berikan kepada puskesmas, sehingga mereka bisa memberikan penyuluhan, memberikan motivasi, dan memberikan penanganan untuk masalah kesehatan jiwa di masyarakat berdasarkan hasil cek kesehatan jiwa,” papar Dante.

(Metrotvnews.com/Afifah Alfina)

(Fachri Audhia Hafiez)