Ilustrasi umrah. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Kemenhaj Pastikan Jemaah Umrah Indonesia Aman di Tengah Konflik
Fachri Audhia Hafiez • 12 October 2026 21:24
Jakarta: Juru bicara Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), Ichsan Marsha, memastikan jemaah umrah asal Indonesia dalam kondisi aman dan tidak ada yang terdampak langsung pada memanasnya kondisi Timur Tengah. Total 37 jemaah yang berangkat dan pulang melalui Bandara Internasional King Khaled, Riyadh, per Minggu, 11 Oktober 2026.
"Berdasarkan komunikasi yang kami jalin bersama dengan Kementerian Luar Negeri serta KBRI Riyadh, alhamdulillah tidak ada jemaah umrah yang menjadi korban dalam serangan tersebut," tegas Ichsan dalam keterangannya di Jakarta, Senin, 12 Oktober 2026.
Guna mengantisipasi berbagai kemungkinan di lapangan, Kemenhaj mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi jemaah yang tengah berada di Arab Saudi. Jemaah diminta tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, memfokuskan kegiatan ibadah di Makkah dan Madinah, serta membatasi perjalanan yang tidak mendesak.
Selain itu, jemaah diimbau untuk mematuhi arahan otoritas setempat, menghindari kawasan yang berpotensi rawan. Lalu, berkoordinasi secara aktif dengan pihak penyelenggara perjalanan.
.jpg)
Ilustrasi umrah. Foto: Dok. Metrotvnews.com.
Kemenhaj menginstruksikan seluruh Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) untuk mengutamakan keselamatan jemaah. Pihak travel wajib memantau kondisi jemaah, menyediakan pendampingan, serta menginformasikan setiap perubahan jadwal berikut langkah mitigasinya secara transparan.
Bagi calon jemaah yang belum berangkat ke Tanah Suci, Kemenhaj menyarankan agar memastikan status penerbangan serta mengikuti perkembangan informasi resmi dari pemerintah. Sementara itu, keluarga di Tanah Air diminta tetap tenang, menjaga komunikasi, dan tidak mudah menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
"Tetap tenang, tetap waspada, dan utamakan keselamatan. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala melindungi seluruh jemaah dan melancarkan ibadah serta perjalanan mereka," kata Ichsan.