Ini 5 Beasiswa yang Diminati Anak Muda Indonesia, dari LPDP hingga Djarum

Ilustrasi penerima beasiswa LPDP. Foto: LPDP via ieltspresso.com

Ini 5 Beasiswa yang Diminati Anak Muda Indonesia, dari LPDP hingga Djarum

Husen Miftahudin • 28 October 2026 12:44

Jakarta: Berbagai pilihan beasiswa tersedia bagi anak muda Indonesia pada 2026, mulai dari bantuan pendidikan untuk mahasiswa hingga pendanaan kuliah di perguruan tinggi dalam dan luar negeri. Beberapa program yang dapat menjadi pilihan antara lain Beasiswa LPDP, Djarum Beasiswa Plus, Beasiswa Unggulan, Beasiswa Talenta Indonesia, dan Beasiswa Garuda Sarjana.
 
Dilansir dari laman resmi Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), minat masyarakat terhadap beasiswa pendidikan lanjutan terlihat dari pendaftaran Tahap 1 tahun 2026 yang mencatat 32.049 pendaftar. Program STEM Industri Strategis menjadi kategori dengan jumlah pendaftar terbanyak, yakni 11.428 orang, disusul program SHARE yang mencatat 10.362 pendaftar.
 

1. LPDP diserbu puluhan ribu pendaftar

Pada 2026, LPDP menyediakan dua kelompok beasiswa, yaitu STEM Industri Strategis dan SHARE (Social, Humanities, Art for People, Religious Studies, Economics). Keduanya bertujuan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia sesuai kebutuhan pembangunan Indonesia.
 
STEM berfokus pada bidang sains, teknologi, teknik, dan matematika untuk mendukung industri strategis. Sementara itu, SHARE mencakup bidang sosial, humaniora, seni, keagamaan, dan ekonomi.

 

2. Djarum Beasiswa Plus untuk mahasiswa berprestasi

Selain program pemerintah, Djarum Beasiswa Plus menjadi pilihan bagi mahasiswa yang ingin memperoleh dukungan pendidikan sekaligus mengembangkan keterampilan di luar akademik.
 
Dilansir dari laman resmi Djarum Foundation, beasiswa ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi di perguruan tinggi mitra. Selain bantuan pendidikan selama satu tahun, penerima juga mendapat pelatihan keterampilan, seperti Character Building, Leadership Development, dan Nation Building.
 
Djarum Foundation menyebut lebih dari 13.921 mahasiswa dari 132 perguruan tinggi di 38 provinsi telah menjadi penerima program tersebut. Angka tersebut merupakan total penerima sejak program dimulai, bukan jumlah pendaftar pada 2026.
 

(Ilustrasi beasiswa. Foto: dok Mereotvnews.com)
 

3. Beasiswa Unggulan untuk S1 hingga S3

Pemerintah juga menyediakan Beasiswa Unggulan bagi masyarakat berprestasi yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana, magister, maupun doktor.
 
Dilansir dari laman resmi Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen, program ini mencakup Beasiswa Masyarakat Berprestasi dan Beasiswa Pegawai Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah. Pendidikan bisa ditempuh di perguruan tinggi dalam atau luar negeri sesuai ketentuan program.
 
Beasiswa Unggulan Kemendikdasmen membuka pendaftaran pada 20-24 Agustus 2026. Calon peserta dapat mengecek pengumuman untuk informasi tahap seleksi berikutnya pada laman resmi https://beasiswaunggulan.kemendikdasmen.go.id.
 

4. Beasiswa Talenta Indonesia bagi pelajar berprestasi

Beasiswa Talenta Indonesia ditujukan bagi pelajar berprestasi yang ingin melanjutkan kuliah ke perguruan tinggi.
 
Program ini merupakan kerja sama Pusat Prestasi Nasional dan LPDP. Beasiswa tersebut mendukung pendidikan S1 atau D4 di dalam maupun luar negeri bagi pelajar yang berprestasi di tingkat nasional atau internasional.
 
Program ini mencakup bidang STEM dan SHARE. Informasi mengenai sasaran dan persyaratan pendaftaran dapat dilihat melalui laman resmi Kemendikdasmen.
 

5. Beasiswa Garuda Sarjana untuk kuliah di perguruan tinggi dunia

Pilihan lainnya adalah Beasiswa Garuda Sarjana yang dikelola Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) bersama LPDP. Program ini ditujukan bagi warga negara Indonesia yang memenuhi persyaratan untuk menempuh pendidikan S1 atau D4 di perguruan tinggi terbaik dunia.
 
Dilansir dari laman resmi Kemdiktisaintek, Beasiswa Garuda Sarjana 2026 juga menawarkan program joint degree dan double degree bersama perguruan tinggi luar negeri. Pemilihan kampus tujuan juga mempertimbangkan peringkat program studi sesuai bidangnya.
 
Berdasarkan informasi pada panduan pendaftaran resmi, pendanaan mencakup biaya kuliah dan tunjangan buku, serta biaya pendukung seperti transportasi, visa, asuransi kesehatan, dan biaya hidup bulanan sesuai ketentuan program.
 
Beragam beasiswa tersebut memiliki sasaran, jenjang pendidikan, manfaat, dan persyaratan yang berbeda. Karena itu, calon pendaftar perlu menyesuaikan pilihan dengan latar belakang pendidikan, prestasi, serta rencana studi masing-masing.
 
Informasi mengenai jadwal pendaftaran, persyaratan, dan hasil seleksi sebaiknya diperiksa langsung melalui situs resmi penyelenggara. Tidak semua program masih membuka pendaftaran pada Oktober 2026, sehingga calon peserta perlu memastikan periode seleksi berikutnya. (Hasri Khairunnisa)

(Husen Miftahudin)