BMKG: Sebagian Besar Sumut Bakal Diguyur Hujan Lebat Besok

Ilustrasi hujan. Foto: Dok. Antara.

BMKG: Sebagian Besar Sumut Bakal Diguyur Hujan Lebat Besok

Lukman Diah Sari • 8 October 2026 18:45

Medan: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Sumatra Utara (Sumut) berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Jumat, 9 Oktober 2026. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai potensi perubahan cuaca yang cukup fluktuatif sepanjang hari.

"Cuaca di Sumut pada Jumat pagi diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang. Kondisi curah hujan kategori sedang diperkirakan melanda kawasan Mandailing Natal, Nias, Humbang Hasundutan, dan sekitarnya," ujar Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Martha Manurung, melansir Antara, Kamis, 8 Oktober 2026.

Memasuki siang hingga sore hari, intensitas hujan diperkirakan meningkat menjadi ringan hingga lebat di sejumlah wilayah Sumut. Potensi hujan dengan intensitas lebat secara spesifik dapat terjadi di kawasan Samosir dan sekitarnya.

Kondisi serupa diperkirakan masih bertahan hingga pergantian hari. Pada malam hari, hujan intensitas ringan hingga sedang akan membasahi Padanglawas Utara, Pakpak Bharat, Simalungun, Pematangsiantar, Labuhanbatu Selatan, Samosir, dan sekitarnya.

Sedangkan pada dini hari, hujan belum sepenuhnya mereda. Potensi hujan intensitas sedang berpeluang terjadi di wilayah Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Mandailing Natal, Nias Utara, Humbang Hasundutan, hingga Gunungsitoli.

Prakirawan BBMKG WIlayah I Martha Manurung saat memaparkan prakiraan cuaca Sumatera Utara untuk Jumat (9/10). ANTARA/Juraidi

BMKG mencatat, suhu udara rata-rata di wilayah Sumatra Utara berada pada kisaran 14 hingga 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan mencapai 65 hingga 100 persen. Sementara itu, pergerakan angin diprakirakan bertiup dari arah selatan menuju barat dengan kecepatan 5 hingga 20 kilometer per jam.

Di sisi lain, berdasarkan pantauan citra satelit BMKG, turut terdeteksi kemunculan lima titik panas (hotspot) di wilayah Sumatra Utara. Titik-titik panas tersebut tersebar di Deli Serdang, Medan, Labuhanbatu Selatan, dan Padang Lawas. Sebagai langkah antisipasi, pihak BMKG secara tegas mengeluarkan peringatan dini terkait ancaman cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.

"BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada potensi terjadinya hujan intensitas sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang di pantai timur, pantai barat, pegunungan, lereng barat, dan lereng timur Sumatra Utara yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi berupa banjir dan longsor," jelas Martha.

(Lukman Diah Sari)