Menko PMK Sugiono didampingi Bupati Bogor Rudy Susmanto di Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 di Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu (7/10/2026). ANTARA/M Fikri Setiawan
Menko PMK Evaluasi Kebutuhan dalam Program Revitalisasi Sekolah
Achmad Zulfikar Fazli • 7 October 2026 18:26
Kabupaten Bogor: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mengevaluasi kebutuhan sekolah terkait program revitalisasi sekolah sesuai kebutuhan sarana prasarana masing-masing sekolah. Program revitalisasi belum menyentuh seluruh kebutuhan masing-masing sekolah, sehingga pemenuhannya dilakukan bertahap.
"Belum menyentuh semua yang dibutuhkan oleh masing-masing sekolah. Kita tahu ini merupakan upaya besar yang dilakukan oleh pemerintah dan semuanya perlu proses, semuanya perlu waktu," kata Sugiono usai melakukan peninjauan beberapa sekolah di Parung, Kabupaten Bogor, dilansir dari Antara, Rabu, 7 Oktober 2026.
Beberapa sekolah yang ditinjau adalah SD Negeri Cirimekar 02 dan SMAN 2 Cibinong di Kecamatan Cibinong serta Sekolah Nasional Terintegrasi (SNT) 7 di Kecamatan Parung. Dalam peninjauan itu, dia melihat sejumlah hasil revitalisasi, termasuk perbaikan ruang kelas dan toilet di sekolah.
Dia menyampaikan pemerintah telah menginventarisasi kebutuhan sarana dan prasarana sekolah yang perlu mendapatkan penanganan. Inventarisasi diperlukan karena kebutuhan setiap sekolah berbeda, sedangkan program revitalisasi merupakan pekerjaan besar yang tidak dapat diselesaikan sekaligus.
"Tapi saya kira sudah ada inventarisir yang mana-mana yang harus diperbaiki," ujar Sugiono.
_%20ANTARA_HO-Kemenko%20PMK.jpg)
Menko PMK Sugiono saat menggelar pertemuan dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Selasa (6/10/2026). ANTARA/HO-Kemenko PMK
Dia menilai pelaksanaan revitalisasi yang telah selesai berjalan sesuai perencanaan dan ketentuan pemerintah. "Jadi saya melihat yang sudah jadi, yang sudah selesai, dan sejauh ini saya kira semuanya sesuai dengan rencana dan ketentuan," kata Sugiono.
Selain revitalisasi fisik, dia meninjau pelaksanaan digitalisasi pendidikan sebagai bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
Menurut Sugiono, peningkatan kualitas pendidikan menjadi bagian penting dalam pembangunan sumber daya manusia karena transformasi suatu bangsa harus dimulai dari manusianya.
"Yang namanya mentransformasi sebuah bangsa itu tentu dimulai dari manusianya juga. Dan salah satu faktor penting adalah pendidikan manusia," ujar Sugiono.