NEWSTICKER

Tag Result:

Kemenkop UMKM Fasilitasi Business Matching Pelaku Bisnis di Empat Klaster

Kemenkop UMKM Fasilitasi Business Matching Pelaku Bisnis di Empat Klaster

Ekonomi • 7 days ago

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) memfasilitasi kegiatan business matching bagi pelaku bisnis di empat klaster.

Menko PMK Meninjau Lokasi Terdampak Longsor di Yahukimo

Menko PMK Meninjau Lokasi Terdampak Longsor di Yahukimo

Nasional • 26 days ago

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Efendi tiba di Yahukimo, Papua untuk meninjau dua wilayah yang terdampak longsor serta kondisi distrik Amuma.

Dalam kunjungannya di Yahukimo, Menko PMK menggelar rapat singkat dengan Bupati Yahukimo dan akan membenahi infrastruktur dasar di wilayah tersebut, termasuk gudang pangan demi mengantisipasi kejadian serupa. 

Tidak hanya itu, Menko PMK juga akan membenahi infrastruktur termasuk status kelas rumah RSUD DKI yang merupakan rumah sakit satu-satunya di Kabupaten Yahukimo, meliputi dukungan peralatan medis serta tenaga medis.

Sementara itu Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli mengatakan secara umum Menko PMK telah datang dan melihat langsung kondisi Kabupaten Yahukimo. Ia juga telah memaparkan semua dalam angka dan data, sehingga hal tersebut akan dilaporkan kepada presiden terkait dengan situasi dan kondisi Yahukimo yang secara umum baik-baik saja.

Menko PMK Ajak Massa Aksi Bela Palestina Berselawat

Menko PMK Ajak Massa Aksi Bela Palestina Berselawat

Nasional • 1 month ago

Menko PMK Muhadjir Effendy mengajak massa Aksi Bela Palestina di Monas, Jakarta Pusat untuk berselawat. Hal itu dilakukan untuk memperkuat doa agar Palestina lepas dari penderitaan yang berkepanjangan.

"Saya mengajak semuanya berselawat agar manfaat selawat dapat memperkuat doa kita agar doa kita seluruh rakyat Indonesia terutama yang dua juta hadir di Monas ini dikabulkan oleh Allah SWT segera agar Palestina lepas dari penderitaan yang berkepanjangan. Kita selawat bersama," kata Muhadjir di Monas, Jakarta Pusat, Minggu, 5 November 2023. 

Muhadjir mengungkap bahwa Presiden Joko Widodo menugaskan dirinya bersama Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas untuk hadir dalam aksi ini. Menurutnya, pemerintah Indonesia mendukung penuh kemerdekaan Palestina.

"Saya hadir mewakili pemerintah Republik Indonesia ditugaskan oleh Bapak Presiden bertiga, tidak main-main Menko PMK, Menlu, dan Menag. Apa artinya? Kita semua jangan ragu dengan sikap pemerintah Indonesia, kita akan dukung Palestina dengan seluruh kekuatan kita sampai Palestina merdeka,” jelasnya. 

Sebelumnya, ribuan orang memenuhi kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat. Mereka mengikuti aksi damai bela Palestina, Minggu, 5 November 2023.

Massa yang mengikuti aksi bela Palestina ini tidak hanya berasal dari Jakarta dan sekitarnya. Namun juga berasal dari luar daerah.

Mereka terpantau telah datang di kawasan Monas sejak pagi. Mereka mengenakan pakaian serba putih dan atribut bertuliskan dan bergambar Palestina. 

Kemenkop UKM Gandeng Kampus untuk Cetak Wirausaha Baru

Kemenkop UKM Gandeng Kampus untuk Cetak Wirausaha Baru

Ekonomi • 2 months ago

Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) menggandeng sejumlah perguruan tinggi untuk meningkatkan rasio wirausaha muda terutama dari kalangan mahasiswa atau milenial melalui program Entrepreneur Hub (E-Hub).

Polemik Kampanye di Sekolah, Menko PMK: Biarlah Anak-Anak Fokus Belajar

Polemik Kampanye di Sekolah, Menko PMK: Biarlah Anak-Anak Fokus Belajar

Nasional • 3 months ago

Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy tidak menganjutkan lembaga pendidikan, khususnya sekolah dipakai untuk tempat berkampanye peserta pemilu. Muhadjir menilai kampanye di sekolah akan lebih rumit dibandingkan di kampus. 

Muhadjir menyatakan kampus sebagai lembaga akademik dapat membuka ruang diskusi yang sehat dan terbuka terkait berbagai program dan gagasan para kandidat. 

Sedangkan, sekolah akan menimbulkan masalah yang lebih rumit. Muhadjir menilai lebih baik siswa-siswi sekolah fokus kepada belajar untuk mengejar ketertinggalan akibat pandemi. 

"Biarlah fokus untuk mengejar ketertinggalan. Karena kalau ketertinggalan dibiarkan, nanti mereka akan menjadi kemunduran," jelas Muhadjir. 

Jurus Pemerintah Tekan Ketimpangan Ekonomi

Jurus Pemerintah Tekan Ketimpangan Ekonomi

Nasional • 4 months ago

Menko PMK soal PPDB: Kurang Persiapan

Menko PMK soal PPDB: Kurang Persiapan

Nasional • 5 months ago

Perkara penerimaan peserta didik baru (PPDB) dengan sistem zonasi selalu menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Mulai soal utak-atik jarak yang membuat sejumlah calon siswa ditolak hingga dugaan kecurangan mewarnai PPDB sistem zonasi setiap tahunnya. 

Menko PMK Muhadjir Efendi menyebut, persiapan yang kurang menjadi salah satu penyebab timbulnya masalah pada PPDB 2023. 

"Populasi siswa kan tetap, begitu juga sekolah tidak pindah-pindah. Sebetulnya, sejak awal tahun sekolah di bawah dinas pendidikan setempat bisa duduk bersama, untuk menghitung dan membuat perencanaan ketika melakukan penerimaan peserta didik baru seperti apa, sehingga masalah yang muncul bisa diantisipasi," ujar Muhadjir dalam Primetime News, Metro TV, Selasa 18 Juli 2023.

Muhadjir Efendi juga mengatakan, jika permasalahan yang ditemukan tidak bersifat prinsip, seperti perbedaan jarak, pihak sekolah bisa menyelesaikan dengan musyawarah.

"Kasus seperti itu kan tidak prinsip, jika memang bisa, ya ditampung saja, cuma terpaut 4 meter jadi tidak perlu dibuat patokan yang kaku. Yang penting seluruh siswa bisa ditampung baik negeri maupun swasta, kalau ada kekecewaan atau ketipuasaan bisa diselesaikan secara musyawarah," ujar Muhadjir

Mantan Mendikbud itu juga sudah meminta Kemendikbudristek untuk menyelesaikan permasalahan pada PPDB 2023.

"Saya sudah meminta Kemendikbudristek untuk segera melakukan evaluasi, sesuai dengan saran Komisi X DPR. Bahkan Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda, mengingatkan untuk menghidupkan kembali satgas pemantauan dan pengawasan pusat, sehingga berbagai masalah kalau tidak bisa diselesaikan di daerah bisa tarik ke pusat," ucap Muhadjir. 

Menko PMK Sebut Ponpes AL-Zaytun Mirip Negara

Menko PMK Sebut Ponpes AL-Zaytun Mirip Negara

Nasional • 5 months ago

Menko PMK Muhadjir Effendy menilai Ponpes Al-Zaytun, Indramayu, Jawa Barat, merupakan komune yang memiliki sistem pemasyarakatan mirip negara. Namun, Muhadjir berharap Al-Zaytun tidak sampai jadi komune yang ekstrem.

Dilihat dari sejarahnya, berdasarkan investigasi Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) 2002 silam, NII Al-Zaytun memiliki struktur pemerintahan Negara Islam Indonesia (NII). Dalam dokumen dituliskan, Panji Gumilang sebagai Presiden periode 1418 - 1423 hijriah.

Pemerintahannya memiliki 15 kementerian. Kementerian Pembangunan Luar Negeri dan Kementerian Pembangunan Pendidikan dipimpin sendiri Panji Gumilang. Dalam susunan juga tertera Dewan Fatwa, Mahkamah Agung, Dewan Syuro, dan Gubernur di sejumlah wilayah.

Bertolak belakang. Panji Gumilang membantah Al-Zaytun terafiliasi dengan Negara Islam Indonesia yang dianggapnya sudah bubar.

Meski dirundung sejumlah polemik Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan tidak akan membubarkan Ponpes Al-Zaytun. Sambil ponpes tetap berjalan, kini Polri mengusut laporan dugaan pidana, termasuk penistaan agama.