Menko PMK dan Mendagri Resmikan Huntara di Palembayan Agam

Menko PMK Pratikno dan Mendagri Tito Karnavian meresmikan huntara di Palembayan, Agam, Sumbar. Foto: Antara.

Menko PMK dan Mendagri Resmikan Huntara di Palembayan Agam

Anggi Tondi Martaon • 24 January 2026 17:41

Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia (PMK) dan Kebudayaan Pratikno dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian, meresmikan hunian sementara di Kayu Pasak Pelembayan, Kabupaten Agam, Sumatra Barat (Sumbar), Sabtu, 24 Januari 2026. Peresmian tersebut bagian percepatan pemulihan bencana di Ranah Minang. 

"Hari ini hunian sementara (huntara) kita resmikan tepatnya di lapangan sepak bola SDN 05 Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Agam. Ini bentuk percepatan pemulihan bencana di Sumbar," kata Pratikno dikutip dari Antara, Sabtu, 24 Januari 2026.

Ketua Tim Pengarah Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra itu menjelaskan, percepatan dalam penanganan bencana harus dilakukan dengan cepat melibatkan semua pihak. Hal itu merupakan instruksi Presiden Prabowo Subianto.

Salah satunya, kata dia, adalah percepatan pembangunan huntara. Hari ini sebanyak 117 huntara telah diresmikan dan bisa dipakai untuk para penyintas.

Menurut eks Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) itu, warga yang terdampak tidak boleh lama-lama di tempat pengungsian. Mereka  harus cepat pulih dimulai dari keluarga.

"Sumbar sangat cepat dalam penanganan pemulihan bencana saat ini. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu," ujar Pratikno.

Sementara itu, Mendagri Muhammad Tito Karnavian mengatakan dengan diresmikannya huntara ini, para korban bencana sudah bisa menempatinya.

"Banyak hal yang harus dipercepat dalam penanganan bencana ini. Mudah-mudahan dengan adanya huntara ini maka warga terdampak bisa cepat pulih dan bangkit," kata Tito.

Bupati Agam Benni Warlis mengatakan huntara yang diresmikan sebanyak 117 unit. Sebelumnya pada penyintas mengungsi di ruang kelas SDN 05 Kayu Pasak.

"Terima kasih kepada pemerintah pusat, provinsi, Polri, TNI, relawan, organisasi masyarakat dan semua pihak yang telah membantu pemulihan bencana di Agam," kata Benni.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)