Sejumlah anak tampak bergiliran mengambil jatah makanan program makan bergizi gratis (MBG) secara prasmanan yang mulai dilakukan uji coba di SD Kanisius Kauman Jepara, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). ANTARA/HO. Humas Pemkab Jepara.
MBG Konsep Prasmanan Mulai Diuji Coba di Jepara
Whisnu Mardiansyah • 8 October 2026 14:56
Jepara: Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sistem prasmanan mulai diterapkan secara terbatas di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tahap awal program tersebut menyasar sembilan sekolah, dengan pelaksanaan uji coba dilakukan di satu sekolah.
Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar mengatakan uji coba sistem prasmanan saat ini berlangsung di SD Kanisius Kauman Jepara. Pemantauan dilakukan bersama tim terkait untuk memastikan mekanisme penyajian berjalan sesuai ketentuan, termasuk dari sisi gizi, kebersihan, dan keamanan pangan.
"Dari rencana sembilan sekolah sasaran, untuk uji coba baru dilaksanakan di SD Kanisius Kauman Jepara. Kami bersama tim juga melakukan monitoring guna memastikan penerapan pola penyajian baru tersebut berjalan baik dan memenuhi aspek gizi, kebersihan, serta keamanan pangan," kata Wakil Bupati Jepara Muhammad Ibnu Hajar saat monitoring di SD Kanisius Kauman Jepara, seperti dilansir Antara, Kamis, 8 Oktober 2026.
Pelaksanaan sistem prasmanan dalam tahap percobaan masih dibatasi untuk siswa kelas 4, 5, dan 6. Para siswa mengambil makanan secara langsung dari meja prasmanan yang telah disediakan dengan tetap mengikuti ketentuan kebersihan dan ketertiban selama proses pelayanan.
Baca Juga :
BGN Uji Coba MBG Prasmanan, Libatkan 60 Dapur
Menu yang disediakan terdiri atas nasi, lauk, sayuran, dan buah. Makanan ditempatkan menggunakan wadah serta peralatan saji yang telah disiapkan untuk kebutuhan pelayanan.
Petugas dan siswa yang terlibat dalam proses penyajian juga menggunakan perlengkapan pelindung, seperti penutup kepala, masker, dan sarung tangan. Penggunaan perlengkapan tersebut menjadi bagian dari penerapan kebersihan selama proses pelayanan makanan.
Uji coba MBG dengan pola prasmanan sebelumnya telah berlangsung selama empat hari. Monitoring dilakukan untuk melihat pelaksanaan secara langsung sekaligus mencatat berbagai hal yang masih memerlukan evaluasi.

Sejumlah anak tampak bergiliran mengambil jatah makanan program makan bergizi gratis (MBG) secara prasmanan yang mulai dilakukan uji coba di SD Kanisius Kauman Jepara, Jawa Tengah, Kamis (8/10/2026). ANTARA/HO. Humas Pemkab Jepara.
Ibnu Hajar menilai tahapan percobaan diperlukan untuk memastikan pola prasmanan dapat diterapkan secara efektif dan menyesuaikan kondisi setiap satuan pendidikan. Hasil pelaksanaan di sekolah percontohan akan menjadi bahan evaluasi sebelum sistem tersebut diperluas.
Selain kandungan gizi makanan, aspek kebersihan dan keamanan pangan juga menjadi perhatian dalam pelaksanaan program. Ketertiban selama pengambilan makanan serta kemampuan siswa mengambil makanan sesuai kebutuhan turut menjadi bagian yang dipantau.
Ibnu Hajar menambahkan hasil monitoring dan evaluasi dari sekolah yang menjadi lokasi uji coba akan digunakan sebagai bahan penyempurnaan pelaksanaan MBG sebelum pola prasmanan diterapkan di sekolah lainnya.