Basarnas evakuasi satu jenazah dari reruntuhan bangunan musala Ponpes Al Khoziny. Dokumentasi/ Basarnas Surabaya
Insiden Ambruknya Ponpes Al Khoziny, 14 Orang Masih Dicari
Lukman Diah Sari • 6 October 2025 06:35
Sidoarjo: Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban hilang akibat insiden ambruknya bangunan musala Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur. Teranyar, 24 jenazah ditemukan pada Minggu, 5 Oktober 2025, sehingga total korban meninggal menjadi 49 orang.
"Berdasarkan temuan jenazah, jumlah korban dalam pencarian pun menyusut menjadi 14 orang," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari, dalam rilis resmi, Senin, 6 Oktober 2025.
Selain menemukan 24 jenazah pada Minggu, 5 Oktober 2025, Abdul mengungkap bahwa Tim SAR gabungan juga menemukan empat potongan tubuh. Puluhan jenazah dan potongan tubuh tersebut telah dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Jawa Timur.
"Jumlah yang telah ditemukan dalam kondisi selamat ada 104 orang, dengan rincian enam masih dalam perawatan intensif, 97 orang sudah selesai perawatan, dan satu orang kembali ke rumah tanpa perawatan," ungkap Abdul.
"Tim SAR gabungan kemudian dihadapkan pada satu kendala. Ada bagian reruntuhan bangunan yang terhubung dengan gedung lama di sebelahnya," jelas Abdul.
Meskipun begitu, kata Abdul, tim SAR tetap fokus melanjutkan pembersihan material yang sudah runtuh di sektor selatan. Tujuannya adalah memaksimalkan penemuan jenazah maupun potongan tubuh lainnya.
"Sampai benar-benar dapat dipastikan semuanya sudah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian," ucap Abdul.