Kapan Puasa Ayyamul Bidh November 2025? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Ilustrasi. Freepik.com

Kapan Puasa Ayyamul Bidh November 2025? Ini Jadwal dan Keutamaannya

Putri Purnama Sari • 5 November 2025 18:32

Jakarta: Puasa Ayyamul Bidh merupakan salah satu amalan sunah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ayyamul bidh berasal dari kata ayyam yang merupakan bentuk jamak dari al-yaum yang berarti hari dan kata bidh berarti putih. Bila dirangkai menjadi satu kesatuan, ayyamul bidh kalimat berarti puasa putih. 

Puasa ini dilaksanakan setiap tanggal 13, 14, dan 15 dalam penanggalan Hijriah. Disebut juga sebagai puasa putih, karena pada malam-malam Ayyamul Bidh, bulan purnama tampak bersinar terang menghiasi langit malam.

Bagi umat Islam yang ingin memperbanyak amal ibadah di bulan ini, berikut penjelasan lengkap tentang jadwal, niat, dan keutamaan puasa Ayyamul Bidh pada bulan November 2025.

Kapan Puasa Ayyamul Bidh November 2025?

Berdasarkan kalender Hijriah 1447 H, puasa Ayyamul Bidh pada bulan Jumadilawal 1447 H jatuh pada:
  • Selasa, 4 November 2025 (13 Jumadilawal 1447 H)
  • Rabu, 5 November 2025 (14 Jumadilawal 1447 H)
  • Kamis, 6 November 2025 (15 Jumadilawal 1447 H)
Umat Islam bisa menjalankan puasa ini selama tiga hari berturut-turut, atau sebagian ulama juga membolehkan jika hanya mampu berpuasa satu atau dua hari saja.
 
Baca juga: Bacaan Niat Puasa Qadha: Arab, Latin, dan Arti

Niat Puasa Ayyamul Bidh

Berikut niat puasa Ayyamul Bidh yang bisa dibaca pada malam hari sebelum berpuasa:


Nawaitu Shauma Ayyaamal Bidh Sunnatan Lillaahi Ta’ala.

Artinya: "Aku niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta ala."
 
Baca juga: Salat Duha Berapa Rakaat? Ini Penjelasan Lengkapnya Sesuai Sunah

Makna dan Keutamaan Puasa Ayyamul Bidh

Puasa Ayyamul Bidh bukan sekadar amalan sunah biasa. Rasulullah SAW menganjurkan puasa ini karena memiliki banyak keutamaan, di antaranya:

1. Setara dengan puasa sepanjang tahun
Dalam sebuah hadis, Nabi Muhammad SAW bersabda: “Berpuasalah tiga hari setiap bulan, karena setiap kebaikan dilipatgandakan sepuluh kali lipat, maka itu seperti berpuasa sepanjang tahun.” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Menyucikan jiwa dan menenangkan hati
Dengan menahan diri dari makan, minum, dan hawa nafsu, hati menjadi lebih bersih dan pikiran lebih tenang.

3. Menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT
Amalan sunah seperti puasa Ayyamul Bidh menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah, sekaligus memperkuat spiritualitas seorang Muslim.

4. Meneladani sunah Rasulullah SAW
Rasulullah SAW dikenal konsisten menjalankan puasa ini, sehingga melaksanakannya berarti mengikuti sunah beliau.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)