Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: dok. Antara.
Pemprov DKI Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas Hadapi Dampak Polusi Udara
Gabriella Thesa Widiari • 16 October 2026 16:21
Jakarta: Kualitas udara di DKI Jakarta memburuk dalam beberapa hari terakhir. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk menyiagakan rumah sakit hingga puskesmas untuk menangani potensi lonjakan penyakit pernapasan.
“Saya sudah memerintahkan 31 rumah sakit, 44 puskesmas, 292 (fasilitas pembantu) puskesmas sudah disiagakan untuk menangani hal yang berkaitan dengan efek dari kondisi cuaca,” kata Pramono dilansir dari Antara, Jumat, 16 Oktober 2026.
Baca Juga :
“Saya tidak mau menyalahkan siapa pun. Memang sekarang ini, dalam dua tiga hari ini, kondisi udara Jakarta mengalami kondisi yang memburuk,” ujar Pramono.
.jpg)
Ilustrasi wagra Ibu Kota mengenakan masker saat berada di luar ruangan. Foto: dok. Antara.
Berdasarkan data situs pemantau kualitas udara IQAir pada Jumat siang pukul 12.00 WIB, indeks kualitas udara Jakarta tercatat berada di kategori tidak sehat. Angka konsentrasi polutan PM 2,5 di Jakarta menyentuh 81 mikrogram per meter kubik atau 16,2 kali lipat di atas panduan tahunan WHO.
Pada Jumat pagi, Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta bahkan sempat menembus angka 186. Seiring tingginya tingkat polusi, masyarakat diimbau untuk memantau situs udara.jakarta.go.id serta konsisten mengenakan masker saat beraktivitas di luar ruangan.