Anthropic Gugat Pentagon Lagi, Persoalkan Status Risiko Keamanan Nasional

Anthropic kembali menantang keputusan Pentagon yang menetapkannya sebagai risiko keamanan nasional dalam rantai pasok. (Anadolu Agency)

Anthropic Gugat Pentagon Lagi, Persoalkan Status Risiko Keamanan Nasional

Willy Haryono • 14 October 2026 12:23

Washington: Perusahaan kecerdasan buatan (AI) Anthropic kembali menempuh jalur hukum untuk menentang keputusan Pentagon yang memasukkannya ke daftar hitam dengan alasan adanya risiko keamanan nasional dalam rantai pasok. 

Mengutip Channel News Asia pada Selasa, 13 Oktober 2026, langkah hukum ini diambil setelah pengadilan banding Amerika Serikat (AS) diminta meninjau ulang putusan yang menguatkan keputusan Pentagon terkait perselisihan mengenai pembatasan keamanan teknologi AI Anthropic.

Sebelumnya di bulan September, pengadilan banding federal AS menguatkan keputusan Pentagon dengan suara 2-1. Mayoritas hakim menilai pembatasan keamanan yang diterapkan Anthropic berpotensi mengganggu operasi militer. Anthropic menyebut keputusan tersebut telah membuat perusahaan kehilangan peluang bisnis senilai miliaran dolar.

Mayoritas hakim menilai Pentagon bertindak wajar setelah Anthropic menolak penggunaan teknologi AI-nya untuk senjata otonom dan pengawasan massal. Pengadilan juga menolak tudingan Anthropic bahwa Departemen Pertahanan AS menjatuhkan sanksi sebagai bentuk pembalasan atas sikap perusahaan terkait keamanan AI.

Dalam permohonan peninjauan ulang yang diajukan pada Selasa ke Pengadilan Banding AS di Washington, DC, Anthropic menilai mayoritas hakim keliru menafsirkan undang-undang federal. Perusahaan berpendapat undang-undang yang “ditujukan kepada pihak asing yang bermusuhan” itu justru ditafsirkan seolah-olah berlaku terhadap seluruh kontraktor pemerintah.

Anthropic juga menilai pengadilan membiarkan Pentagon menjatuhkan penetapan tersebut tanpa proses pendahuluan. Padahal, menurut perusahaan, terdapat bukti jelas bahwa keputusan itu merupakan pembalasan atas pernyataan Anthropic mengenai keamanan AI.

Dalam gugatan terpisah pada Agustus, seorang hakim federal di California membatalkan penetapan serupa yang didasarkan pada undang-undang berbeda.

CEO Anthropic Dario Amodei sebelumnya menyerukan penerapan regulasi bagi seluruh perusahaan AI terdepan di AS. Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump memilih pendekatan yang mengutamakan pertumbuhan industri.

Anthropic menyatakan pengadilan membiarkan Pentagon mengambil tindakan terhadap perusahaan “tanpa proses penetapan awal dan meskipun terdapat bukti jelas bahwa penetapan tersebut merupakan pembalasan atas pernyataan Anthropic mengenai keamanan AI”.

Dalam gugatan terpisah pada Agustus, seorang hakim federal di California membatalkan penetapan serupa berdasarkan undang-undang yang berbeda.

CEO Anthropic Dario Amodei menyerukan regulasi yang mencakup seluruh perusahaan AI terdepan di AS. Sementara itu, pemerintahan Presiden Donald Trump memilih pendekatan yang mendukung pertumbuhan industri. (Razaqa Hariz)

Baca juga: CEO Anthropic Soroti Manfaat dan Risiko AI usai Bertemu Trump di Gedung Putih

(Willy Haryono)