Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto (tengah). ANTARA/HO-Tangkapan layar video Kogawilhan III
Pantau Pergerakan OPM, TNI Kedepankan Pendekatan Persuasif
Lukman Diah Sari • 6 November 2026 18:32
Timika: Pasukan TNI di bawah Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III mengedepankan pendekatan persuasif dalam merangkul anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM). Upaya ini berjalan bersamaan dengan patroli udara untuk memantau pergerakan TPNPB-OPM di Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah.
Patroli menggunakan dua helikopter TNI AU ini dipimpin langsung Panglima Kogabwilhan (Pangkogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto, didampingi Kepala Staf Kogabwilhan (Kaskogabwilhan) III Marsda TNI Joko Sugeng Sriyanto. Lucky menyebut patroli ini memantau langsung sisa-sisa anggota separatis yang bersembunyi di lembah dan hutan Intan Jaya.
"Ini juga merupakan upaya kami menciptakan daerah-daerah aman di wilayah Papua," ujar Lucky dalam keterangannya di Timika, Jumat, 6 November 2026, melansir Antara.
"Kami menyambangi pos-pos kami diawali dengan patroli udara untuk meyakinkan anggota TNI yang bertugas di pos-pos melaksanakan tugas dengan baik. Pada kesempatan ini juga, kami memberikan piagam penghargaan kepada beberapa prajurit kami yang melaksanakan tugas dan berhasil," jelasnya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) III Letnan Jenderal TNI Lucky Avianto (tengah). ANTARA/HO-Tangkapan layar video Kogawilhan III
Di sisi lain, Kogabwilhan III turut menggelar berbagai kegiatan sosial untuk menjaga kedamaian di Papua. Rangkaian kegiatan ini meliputi acara makan bersama, pengobatan massal gratis, penyaluran sembako, hingga pemberian hewan ternak.
"Jajaran Kogabwilhan III, Koops TNI Habema melakukan tindakan dan upaya persuasif untuk mengajak saudara-saudara kita anggota OPM dan simpatisan sehingga mereka mau kembali ke pangkuan NKRI dan bersama-sama dengan kami membangun Papua," ujar Lucky.
Meski mengedepankan langkah persuasif, Lucky memastikan TNI tak segan mengambil tindakan tegas dan terukur terhadap OPM. Langkah ini berpedoman pada aturan pelibatan (Rules of Engagement/ROE), dengan memegang teguh prinsip keselamatan rakyat sebagai hukum tertinggi (salus populi suprema lex esto).