Merasa Dihakimi Publik karena Tingkah 1 Orang, Alex: KPK Bukan Milik Pimpinan

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata. Medcom/Candra Yuri Nuralam

Merasa Dihakimi Publik karena Tingkah 1 Orang, Alex: KPK Bukan Milik Pimpinan

Candra Yuri Nuralam • 24 June 2024 07:49

Jakarta: Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merespons tingkat rasio kepercayaan publik terhadap Lembaga Antirasuah yang selalu turun dalam beberapa survei. KPK merasa telah ditinggalkan publik karena ada sosok yang tidak disukai.

“Tidak ada dukungan hanya karena ada satu sosok, publik lupa masih ada sosok pimpinan yang lain,” kata Wakil Ketua KPK Alexander Marwata dalam telekonferensi yang dikutip pada Senin, 24 Juni 2024.

Menurut dia, publik sudah melakukan penghakiman kepada KPK karena satu orang yang tidak disukai. Padahal, sosok itu tidak bisa menguasai Lembaga Antirasuah.

“Bahwa KPK itu bukan milik pimpinan,” ujar Alex.

Klaim itu didasari rasio kepercayaan publik terhadap KPK yang selalu turun dalam beberapa survei. Namun, Alex menegaskan penilaian masyarakat tidak bisa disamakan dengan tindakan korupsi yang terjadi.

“Ketika ada yang bertanya bagaimana dengan rasio kepercayaan publik? Sebetulnya tidak ada persoalan. Sekalipun tidak percaya dengan KPK kan tidak otomatis publik akan korupsi,” ucap Alex.
 

Baca Juga: 

Pimpinan KPK Santai Dapat Peringkat Terbawah Versi Survei


Alex menyebut pimpinan KPK bukan malaikat yang sempurna dalam bekerja. Kesalahan komisioner bisa ditambal dengan pegawai lain yang independen dalam bekerja.

“Sosok-sosok yang nanti terpilih tanpa didukung oleh SDM yang juga berintegritas dan independen tidak akan bisa karena penangan perkara itu berjenjang,” ujar Alex.

Menurut Alex, memastikan KPK memiliki pegawai berintegritas tinggi lebih penting ketimbang menghakimi komisioner karena satu sosok tidak disukai. Sebab, intervensi bawahan lebih mudah ketimbang pimpinan.

“Jauh lebih mudah intervensi itu ke pegawai dibanding pimpinan. Ketika ada intervensi ke salah satu pimpinan itu enggak bisa hentikan perkara, masih ada empat pimpinan yang lain,” tutur Alex.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Achmad Zulfikar Fazli)