Carney Sebut Kanada-Tiongkok Bangun Hubungan yang Lebih Stabil dan Konstruktif

PM Kanada Mark Carney. (Anadolu Agency)

Carney Sebut Kanada-Tiongkok Bangun Hubungan yang Lebih Stabil dan Konstruktif

Willy Haryono • 30 May 2026 13:31

Ottawa: Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengatakan Kanada dan Tiongkok tengah memperdalam hubungan bilateral setelah berlangsungnya pembicaraan tingkat tinggi dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi.

Mengutip pernyataan Carney di platform X pada Jumat kemarin, Ottawa dan Beijing disebut sedang membangun kemitraan yang lebih stabil dan konstruktif.

“Kanada dan Tiongkok sedang membangun kemitraan yang lebih stabil dan konstruktif,” tulis Carney, seperti dilansir dari Anadolu, Sabtu, 30 Mei 2026.

Ia mengatakan pembicaraan tersebut melanjutkan kemajuan yang dicapai saat kunjungannya ke Tiongkok awal tahun ini.

“Membangun dari kemajuan yang dicapai selama kunjungan saya ke Tiongkok awal tahun ini, Menteri Wang Yi dan saya berfokus menciptakan peluang baru dan kemakmuran yang lebih besar di kedua sisi Pasifik,” ujarnya.

Wang Yi tiba di Kanada pada Kamis untuk kunjungan selama tiga hari.

Kunjungan tersebut menjadi lawatan pertama Menteri Luar Negeri Tiongkok ke Kanada dalam satu dekade terakhir.

Menurut pernyataan Global Affairs Canada, Wang Yi dan Menteri Luar Negeri Kanada Anita Anand membahas berbagai isu, termasuk urusan konsuler, campur tangan asing, kerja paksa, dan hak asasi manusia.

Kedua pihak juga sepakat menghidupkan kembali pertemuan tahunan menteri luar negeri melalui pembentukan forum baru bertajuk Diplomatic and Strategic Dialogue.

Langkah tersebut dipandang sebagai upaya kedua negara menstabilkan hubungan setelah beberapa tahun terakhir diwarnai ketegangan diplomatik dan perselisihan terkait isu keamanan serta perdagangan.

Hubungan Ottawa dan Beijing sempat memburuk setelah penahanan eksekutif Huawei Meng Wanzhou di Kanada pada 2018 dan penahanan dua warga Kanada di Tiongkok yang memicu krisis diplomatik berkepanjangan.

Baca juga:  PM Kanada Sebut Hubungan dengan Tiongkok Membaik usai Kebijakan Bebas Visa

(Willy Haryono)